Berita Aceh Timur

Alumni SMKN 1 Idi Sukses Jalankan Usaha Bengkel, Omzet Rp 10 Juta Per Bulan dan Pekerjakan 2 Orang

Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN ja

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah, MKes, didampingi Kadisdik Alhudri, Kacabdin Aceh Timur, Kepala SMK 1 Idi, dan dewan guru, mengikuti zikir dan doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19, di SMK Negeri 1 Idi, Aceh Timur, Rabu, 16/3/2022. Zikir ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh dari kantor masing-masing. 

Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi.

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Idi, Aceh Timur, sukses membina anak didiknya untuk mandiri setelah lulus sekolah.

Rajul Amal, lulusan Jurusan TBSM sekolah ini sukses membuka usaha perbengkelan dengan omzet bulanan mencapai Rp 10 juta. Tidak hanya itu, Rajul juga mempekerjakan dua karyawan.

Pengakuan tersebut disampaikan Rajul, saat menyampaikan testimoni di hadapan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah dan seluruh peserta zikir dan doa ASN jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi.

Hari ini, Rabu (16/3/2022) karena sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh Timur, Sekda dan rombongan mengikuti zikir dan doa di Aula SMKN 1 Idi

“Setelah lulus di SMKN 1 Idi tahun 2013, saya membuka usaha mandiri di bidang service dan penjualan suku cadang sepeda motor dengan nama usaha Raju Service di Idi Rayeuk.

Pendapatan bersih saya lebih kurang Rp 10 juta per bulan. Saya juga mempekerjakan dua karyawan mekanik, dengan gaji masing–masing Rp 4,5 juta per bulannya,” ujar Rajul.

Tidak hanya itu, Rajul juga mengungkapkan, setiap tahun tempat usahanya juga menerima siswa Prakerin, baik yang berasal dari SMKN 1 Idi maupun siswa SMK lainnya.

Baca juga: Kisah Sukses Zakiah Ulfa, Siswi Tata Busana SMKN 1 Takengon Hadiahkan Sekda Aceh Baju Kerawang Gayo

“Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing hingga saya bisa berhasil. Saya mengajak kepada adik-adik untuk masuk SMK karena di sini kita dididik untuk langsung memiliki keahlian. SMK Bisa – SMK Hebat!” imbuh Rajul.

Tak hanya Rajul Amal, Feri Wahyudi, seorang siswa SMKN 1 Idi kelas XII Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, juga menyampaikan testimoni.

Feri mengaku pernah mewakili sekolanya untuk mengikuti kelas industri khusus binaan Yamaha. 

“Pembelajaran yang saya dapatkan di kelas khusus ini, selain dari guru yang ada di sekolah, juga dari guru tamu industri, sehingga membuat kami semakin terampil,” ujar Feri.

"Saat ini saya sekolah sambil bekerja di bengkel Klinik Motor. Cita-cita setelah lulus nanti, saya ingin berwirausaha membuka bengkel service sepeda motor di daerah saya Peudawa Puntong, serta bisa membuka lapangan kerja.

Terimakasih kepada seluruh guru SMKN 1 Idi atas bimbingan dan dukungannya selama ini. SMK Bisa – SMK Hebat!,” sambung Feri.

Baca juga: Alumni SMKN 2 Banda Aceh Bekerja di Berbagai Perusahaan, Ada yang Magang ke Jepang

Sementara itu, Rahmadani, guru berprestasi di SMKN 1 Idi, dalam testimoninya menjelaskan, dirinya mulai mengajar di SMKN 1 Idi sejak Tahun 2010 sebagai Guru Produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor.

Rahmadani mengaku telah mengikuti pelatihan kejuruan di Bidang Mekanik hingga tingkat Silver yang diadakan oleh Yamaha Technical Academy (YTA).

Selain itu, juga pernah mengikuti ajang guru berprestasi tahun 2020 di tingkat Kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdulilah 1 siswa yang saya bimbing masuk babak Final dalam kegiatan Skill Kontest Yamaha tahun 2021.

Alumni SMKN 1 Idi juga ada yang bekerja di Dealer Resmi Yamaha 25 Orang , Dealer Resmi Honda 10 Orang , 76 Bengkel Sepeda Motor , serta 31 berwirausaha,” ujar Rahmadani.

Baca juga: Disdik Aceh Lepas 3 Mobil Training Latih Pelajar SMK, Targetkan 720 Siswa

Sementara itu, Kepala Sekolah Antoni Samad menjelaskan, SMKN 1 IDI didirikan pada tanggal 20 Maret 2004 di Gampong Jalan Idi Rayeuk, atas permintaan masyarakat setelah pemisahan Kota Langsa dari Kabupaten Aceh Timur.

“Awalnya hanya ada dua jurusan yaitu Teknik Mekanik Otomotif dan Tata Busana. Saat ini SMKN 1 IDI sudah berkembang menjadi 6 jurusan dengan jumlah rombel sebanyak 23, jumlah guru 52 orang, dan jumlah siswa sebanyak 490 orang,” ujar Antoni.

Antoni menambahkan, saat ini sekolahnya mempunyai beberapa program unggulan, yaitu Kelas Industri, Teaching Factory, Bursa Kerja Khusus, LSP P1 dan Produk Kreatif Kewirausahaan.

Sekda sangat mengapresiasi berbagai capaian yang telah didapat SMKN 1 Idi.

Sekda meyakini, dengan keseriusan dan kerjasama serta koordinasi lintas yang terjalin baik, maka uoaya peningkatan mutu pendidikan di Aceh akan meningkat sesuai harapan semua pihak.

Sekda Ingatkan Aparatur Tetap Waspadai Covid

Sedangkan terkait kasus Covid-19, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, kembali mengingatkan para Aparatur Sipil Negara jajaran Pemerintah Aceh tetap waspada dan terus patuhi protokol kesehatan, meski kasus covid-19 terus menurun.

“Alhamdulillah, kasus covid-19 terus menurun di Aceh. Namun, kami ingatkan agar kita tetap waspada selalu jaga diri, jaga keluarga dan lingkungan.

Insya Allah, segala usaha yang telah kita lakukan serta dzikir dan do’a yang terus kita panjatkan diijabah Allah dan Covid-19 segera berlalu,” ujar Sekda.

“Segala upaya dan usaha yang kita lakukan bukan formalitas tapi sepenuhnya untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

Usaha sudah kita lakukan, doa pun rutin kita lakukan, semua ini adalah ikhtiar kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbuh Sekda.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri.

“Zikir harus serius, seluruh warga sekolah harus menganggap ini serius, bukan main-main, karena ini adalah bentuk ikhtiar kita memutus mata rantai Covid-19,” kata Sekda. 

Karena sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh Timur, hari ini Sekda yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri, Kepala Badan Kepegawaian Aceh Abdul Qahar dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aceh T Robby Irza, mengikuti zikir dan doa di Aula SMKN 1 Idi.

Seperti biasa, usai zikir dan doa Sekda menyapa sejumlah SKPA dan dan sekolah. Hari ini, Sekda mwnyapa Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, SMKN 1 Lhokseumawe, SMAN 1 Teupah Tengah, SLB Teladan Kota Langsa, SLBN Aceh Timur, SMKN 4 Bener Meriah, SMAN 4 Banda Aceh. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved