Serambi Awards 2022
Komitmen Nyata BSI Dukung Sektor UMKM
Harapannya agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara modern, terdigitalisasi, bahkan mampu memasuki pasar global
Kami berharap, UMKM Center ini dapat memperkuat kehadiran BSI sekaligus bermanfaat untuk meningkatkan kelas bagi UMKM di Aceh melalui berbagai program.
SERAMBINEWS.COM,- Menjelang akhir tahun lalu, tepatnya 29 Desember, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI UMKM Center dan Portal Go UMKM, di Aceh. Ini menjadi sebuah terobosan sekaligus wujud komitmen nyata BSI dalam mendukung dan memajukan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Serambi Mekkah.
Gedung BSI UMKM Center berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 37, Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya. Banda Aceh. BSI UMKM Center di Aceh ini merupakan yang pertama di Indonesia dan ke depan akan diikuti oleh provinsi lainnya.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengatakan kehadiran UMKM Center ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran BSI sekaligus bermanfaat untuk meningkatkan kelas bagi UMKM di Aceh, melalui berbagai program pembinaan.
Fasilitas dan layanan yang dimiliki BSI UMKM Center menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pelatihan, pembinaan, pembiayaan, hingga membantu proses pemasaran produk.
Dengan demikian pelaku UMKM yang memanfaatkan program tersebut dapat meningkatkan skala usahanya, antara lain melalui optimalisasi potensi bisnis hingga dukungan proses digitalisasi usaha.
“Harapannya agar pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya secara modern, terdigitalisasi, bahkan mampu memasuki pasar global,” ujar Hery.
Kehadiran UMKM Center di Aceh juga merupakan bagian dari upaya BSI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut, sehingga terbentuk suatu ekosistem UMKM Indonesia yang unggul dan berkualitas. Visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat.
Pasalnya, UMKM menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak krisis akibat pandemi Covid-19. Kontribusi segmen UMKM mencapai 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun.
Segmen UMKM pun mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Tanah Air.
Secara nasional, jumlah pelaku UMKM pun mencapai 99 persen dari total usaha di Indonesia. Di Banda Aceh sendiri terdapat kurang lebih 16.950 unit UMKM. Bayangkan jumlah UMKM yang ada di seluruh Aceh, bila digabung dengan potensi bantuan pengembangan dari BSI dan dampak positifnya untuk kemaslahatan masyarakat Aceh.
“Karena itu, kami menghadirkan UMKM Center sebagai salah satu bentuk dukungan BSI untuk pengembangan UMKM di Aceh. BSI dan UMKM tidak bisa dipisahkan, BSI dan UMKM itu senafas dan seirama,” tegasnya.
Komitmen nyata BSI mengembangkan pelaku UMKM melalui BSI UMKM Center pun, sejalan dengan program pemerintah pusat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.
Keseriusan perseroan dalam mendorong kemajuan usaha kerakyatan juga dibuktikan dengan penyaluran pembiayaan untuk segmen UMKM yang mencapai Rp38,3 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang sangat baik. Nilai tersebut sekitar 23 persen dari total portofolio pembiayaan BSI.
Khusus untuk Aceh, penyaluran pembiayaan BSI ke sektor UMKM sudah mencapai Rp 6,9 triliun. Jumlah itu sekitar 46 persen dari total portofolio pembiayaan yang disalurkan BSI di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/komitmen-nyata-bsi-dukung-sektor-umkm.jpg)