Serambi Awards 2022
Kontribusi Positif Regional Aceh terhadap Kinerja Impresif BSI
Komitmen kami akan terus menumbuhkan industri perbankan syariah yang berkelanjutan untuk mendukung ekosistem halal di Indonesia
Kami komit untuk terus melayani seluruh lapisan masyarakat, sehingga keberadaan BSI dapat menjadi akses solusi keuangan syariah, khususnya masyarakat di Aceh
SERAMBINEWS.COM,- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil menorehkan kinerja yang impresif pada triwulan IV tahun 2021. BSI Regional Aceh turut memberi kontribusi, menyokong pencapaian kinerja perseroan dengan menorehkan pertumbuhan bisnis dan keuangan yang positif di Bumi Serambi Mekah.
Pada triwulan IV tahun 2021, BSI mampu mencetak perolehan laba bersih sebesar Rp 3,03 triliun naik 38,42% secara year on year (YoY). Raihan ini sejalan dengan konsistensi BSI membangun pondasi dan pengembangan perbankan syariah yang berkelanjutan untuk mendukung ekosistem halal di Indonesia.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian positif kinerja BSI akhir tahun lalu dan hal tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras Insan BSI serta dukungan sebuah nasabah di seluruh Indonesia, khususnya dari Regional Aceh.
“Komitmen kami akan terus menumbuhkan industri perbankan syariah yang berkelanjutan untuk mendukung ekosistem halal di Indonesia,” ujar Hery.
Baca juga: Komitmen Nyata BSI Dukung Sektor UMKM
BSI, lanjut Hery, akan terus berfokus pada pengembangan bisnis syariah yang berkelanjutan dan sehat, fee based dan akselerasi digital, serta membangun pondasi yang kuat untuk ekosistem halal di Indonesia dan kancah global.
Sementara itu, Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemangku kepentingan, baik Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, DPRA/ DPRK, ulama, dan seluruh masyarakat Aceh yang telah mendukung dan loyal kepada BSI sejak awal beroperasi pada 1 Februari 2021 hingga saat ini.
“Kami komit untuk terus melayani seluruh lapisan masyarakat, sehingga keberadaan BSI dapat menjadi akses solusi keuangan syariah, khususnya masyarakat di Aceh,” ungkap Wisnu.
Di usianya yang baru berumur 1 tahun, kinerja BSI terus solid yang disokong oleh pembiayaan yang tumbuh sehat, akselerasi digital, serta penghimpunan dana murah. Capaian ini juga didorong kinerja pembiayaan yang sehat pada segmen konsumer, korporasi, kecil dan menengah, UMKM dan mikro, gadai emas dan kartu pembiayaan.
Secara nasional penyaluran pembiayaan BSI sepanjang 2021 menembus Rp 171,29 triliun, naik 9,32% yoy dari sebelumnya Rp 156,70 triliun. Adapun khusus BSI Regional Aceh, sepanjang tahun 2021 juga mencetak pertumbuhan positif penyaluran pembiayaan sebesar Rp 865 miliar, meningkat sebesar 6,25 % sehingga total pembiayaan posisi 31 Desember 2021 sebesar Rp 14,7 triliun.
Pada tahun 2021 BSI Regional Aceh mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,61 triliun, melebih dari target yang ditentukan BSI Pusat yaktu sebesar Rp1,4 triliun. Pada tahun ini, BSI Regional Aceh mendapat kuota KUR sebesar Rp 2,4 triliun.
Wisnu menambahkan dengan penyaluran KUR untuk sektor UMKM ini, pihaknya ingin bersinergi dan menjadi dominan sebagai kontributor untuk pembangunan ekonomi Aceh. “Kami ingin berkontribusi untuk mengakselerasi pembangunan Aceh,” tegas Wisnu.
Selain penyaluran pembiayaan, BSI Region Aceh juga mencatat pertumbuhan positif pada penghimpunan dana pihak ketiga. Dana Pihak Ketiga (DPK) di Aceh tumbuh sebesar Rp 557 miliar atau meningkat sebesar 3,97% secara YoY, sehingga total DPK posisi 31 Desember 2021 sebesar Rp 14,6 triliun.
Untuk itu, Wisnu mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk terus memanfaatkan jasa layanan BSI, mulai dari penyimpanan dana, pembiayaan hingga layanan digital. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/regional-chief-executive-officer-rceo-pt-bsi-region-i-aceh-wisnu-sunandar.jpg)