Kamis, 23 April 2026

Berita Bireuen

Pembangunan Jembatan Pengganti yang Amruk Segera Dilanjutkan

Jembatan gantung menghubungkan Gampong Awe Geutah Paya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan

Editor: bakri
Serambi Indonesia
Jembatan gantung Awe Geutah Paya-Teupin Reudeup, Peusangan Selatan, Bireuen ambruk hingga menyebabkan 10 orang masuk rumah sakit. Musibah ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (14/03/2022). 

BIREUEN - Jembatan gantung menghubungkan Gampong Awe Geutah Paya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, yang ambruk pada Senin (14/3/2022) pagi kemungkinan besar tidak digunakan lagi.

Sebagai gantinya, jembatan rangka baja yang berada di dekat jembatan gantung yang ambruk tersebut akan segera dilanjutkan pembangunannya.

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, saat meninjau jembatan gantung yang ambruk tersebut, Selasa (15/3/2022).

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kadis PUPR Bireuen, Fadhli Amir ST MT, Camat Peusangan Selatan, Rusli SSos, Keuchik Teupin Reudeup, Munawar, dan sejumlah pejabat lainnya.

Ceceran bercak darah di lantai jembatan gantung Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, yang ambruk, Senin (14/3/2022)
Ceceran bercak darah di lantai jembatan gantung Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, yang ambruk, Senin (14/3/2022) (SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS)

Amatan Serambi, pada pintu masuk ke jembatan gantung itu sudah diberi tanda larangan dari pelepah rumbia pada dua titik.

Setelah melihat kondisi jembatan yang ambruk dan mendengar penjelasan Kadis PUPR Bireuen, Bupati kemudian meninjau pembangunan jembatan rangka baja yang berjarak sekitar 100 meter arah utara jembatan gantung yang ambruk tersebut.

Usai peninjauan itu, Bupati Bireuen mengatakan, pembangunan jembatan rangka baja tersebut akan dilaksanakan tahun ini dengan anggaran yang sudah dialokasikan Rp 8,5 miliar lebih.

Proyek tersebut akan dilelang dalam waktu dekat dan kemungkinan pengerjaannya akan dimulai seusai Hari Raya Idul Fitri, tahun ini.

Sebab, menurut Muzakkar, pekerjaan kasar jembatan itu hingga bisa menghubungan kedua desa tersebut paling cepat akan selesai dalam waktu empat bulan.

Baca juga: Tiga Korban Jembatan Gantung Ambruk Dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen

Baca juga: Jembatan Gantung Awe Geutah-Teupin Reudeup Ambruk, Akses Warga Terputus

Soal jembatan gantung tersebut dapat ditangani darurat agar menjadi sarana darurat bagi warga setempat, Bupati mengatakan, pihaknya akan meminta saran dari tim teknis dinas terkait termasuk BPBD Bireuen apakah bisa atau tidak ditangani dengan dana tanggap darurat sementara waktu agar warga dapat melintas sebelum jembatan rangka baja rampung.

Kadis PUPR Bireuen, Fadhli Amir ST MT, mengatakan, penanganan secara daruratjembatan gantung yang ambruk itu kemungkinan dapat dilakukan dengan sumber dana tanggap darurat.

Namun, menurutnya, pekerjaan itu juga membutuhkan waktu minimal tiga bulan ke depan baru selesai ditangani secara darurat.

Intinya, tambah Fadhli, tim.

teknis akan mengkaji untuk penanganan darurat sebelum jembatan rangka baja selesai dikerjakan.

Sebelumnya, sejumlah kalangan berharap Pemkab Bireuen segera melanjutkan pembangunan jembatan rangka baja pengganti jembatan gantung yang sudah dibangun sejak lama, namun belum selesai.

Saat ini, jembatan rangka baja tersebut baru siap dibangun girder arah timur dan barat, sedangkan bagian utama (tengah) belum selesai.

Harapan itu disampaikan anggota DPRK Bireuen, Munazir, Camat Peusangan Siblah Krueng, Azhari, Keuchik Awe Geutah M Dahlan, dan sejumlah warga lainnya, Senin (14/3/2022).

Harapan hampir sama juga disampaikan Anggota DPR RI, Drs Anwar Idris.

Baca juga: Jembatan Gantung Ambruk, Puluhan Orang Jatuh ke Sungai

Sebab, ambruknya jembatan gantung tersebut membuat akses dari Gampong Awe Geutah Paya ke Teupin Reudeup dan sebaliknya, putus total 4 Warga masih dirawat Sementara itu, empat warga yang jatuh ke sungai akibat ambruknya jembatan gantung tersebut, hingga Selasa (15/3/2022) masih menjalani perawatan.

Sedangkan enam orang lainnya sudah dibolehkan pulang.

Kepala Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, Lisa Rita SKM, kepada Serambi, Selasa (15/3/2022) mengatakan, tiga dari empat korban masih menjalani perawatan di RSUD dr Fauziah, Bireuen.

Mereka adalah Lukman Budiman (45) dan Arman Maulana (13), warga Desa Awe Geutah Paya, serta Iswadi (46), warga Teupin Reudep.

Sedangkan satu orang lainnya atas nama Herman Salamuddin (45), warga Desa Awe Geutah Paya, masih dirawat di Puskesmas Peusangan Siblah Krueng.

“Masih ada satu lagi yang sedang dirawat di tempat kami, sedangkan enam lainnya sudah pulang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, korban mengalami di badan dan mengalami shock.

Tapi, lanjut Lisa, kemungkinan besok (hari ini-red) sudah bisa pulang.

Sementara itu, Aipda Rudi Aryanto SAP, Kanit Reskrim Polsek Peusangan Bireuen yang ikut jatuh ke sungai kini kondisinya sudah membaik.

Kasi Humas Polres Bireuen, Ipda Marzuki, melalui Kasubsi PIDM, Bripka Safwan Rizal, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, Kanit Reskrim Polsek Peusangan, Aipda Rudi Aryanto SAP, kondisinya sudah membaik, namun belum bertugas.

“Informasi yang kami peroleh, kondisi Aipda Rudi Aryanto sudah membaik setelah menjalani perawatan kemarin,” ujar Safwan Rizal.

Seperti diberitakan kemarin, jembatan gantung yang menghubungkan Desa Awe Geutah Paya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dan Desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Senin (14/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, ambruk.

Akibatnya, puluhan orang yang sedang berada di atas jembatan tersebut jatuh ke sungai.

Musibah itu terjadi saat warga beramai-ramai naik ke jembatan yang sudah lapuk tersebut untuk melihat ceceran darah di lantai jembatan yang masuk ke wilayah Gampong Awe Geutah Paya.(yus)

Baca juga: Robohnya Jembatan Gantung di Peusangan Siblah Krueng Berawal Ditemukan Bercak Darah Hingga Sepmor 

Baca juga: Niat Cari Orang Hilang, Kanit Reskrim Ikut Jatuh ke Sungai Saat Jembatan Gantung Roboh di Bireuen

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved