Breaking News
Rabu, 15 April 2026

Internasional

Presiden Ukraina Keturunan Yahudi Hubungi Pemimpin Kampung Halamannya, Minta Negerinya Diselamatkan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Selasa (15/3/2022) mengatakan telah menelpon Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Selasa (15/3/2022) mengatakan telah menelpon Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

Dia berharap pembicaraan antara delegasi Ukraina dan Rusia akan menghasilan perdamaian.

Perundingan dilanjutkan pada Selasa (15/3/2022) waktu setempat.

Berbicara dalam pidato video, Zelenskyy mengatakan delegasi Ukraina melakukan pekerjaan dengan baik selama pembicaraan Senin (14/3/2022).

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pembicaraan antara delegasi Ukraina dan Rusia menghasilkan secercah harapan pada Selasa (15/3/2022).

Penasihat Zelenskyy, Mykhailo Podolyak mengatakan pasti ada ruang untuk kompromi.

Baca juga: PBB Peringatkan Perang Ukraina Ancam Perekonomian Global, Negara Miskin Makin Terpuruk

Dilansir AP, Podolyak menjelaskan perundingan dilanjutkan lagi pada Rabu (16/3/2022).

Sedangkan Zelenskyy mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

Hal itu sebagai bagian dari upaya untuk cepat mengakhiri perang dan mencapai perdamaian yang jujur.

Bennett, yang berusaha menengahi penyelesaian damai, juga berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Zelenskyy memuji seorang pegawai TV pemerintah Rusia yang menginterupsi program berita malam utama di Russian Channel 1 dengan berlari ke sebuah studio dengan poster menentang perang di Ukraina.

Karyawan itu kemudian ditangkap polisi.

Baca juga: Demonstran Ukraina di Melitopol, Menuntut Tentara Rusia Kembalikan Wali Kota yang Diculik

Presiden Ukraina sekali lagi berbicara kepada tentara Rusia, mendesak mereka untuk berhenti berperang.

Dia mengatakan: "Saya menawarkan Anda kesempatan untuk bertahan hidup."

Dalam upaya untuk menopang ekonomi yang terpukul parah oleh perang, Zelenskyy mengumumkan rencana untuk secara tajam mengurangi pajak untuk bisnis.(*)

Baca juga: Perang Ukraina Makin Memperkuat Hubungan Rusia-China, Seimbangkan Kekuatan Amerika-Barat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved