Rabu, 27 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Ahli Waris Dua Mahasiswi Korban Tabrakan Maut di Aceh Utara Terima Santunan Rp 100 Juta

Ahli waris dari dua mahasiswi yang meninggal dunia setelah tabrakan di Jalan Banda Aceh-Medan menerima santunan sebesar Rp 100 juta, dari Jasa Raharja

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto Dok Polres Aceh Utara
Kepala Perwakilan Jasa Raharja Lhokseumawe, Sumariadi, SE didampingi Kasat Lantas Polres Aceh Utara, AKP Adek Taufik menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari dua mahasiswi yang meninggal dunia usai tabrakan dengan bus sekolah. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ahli waris dari dua mahasiswi yang meninggal dunia setelah tabrakan di Jalan Banda Aceh-Medan, persisnya kawasan Desa Meucat, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, pada Kamis (17/3/2022) hari ini, menerima santunan sebesar Rp 100 juta, dari Jasa Raharja Lhokseumawe. 

Santunan itu diserahkan Kepala Perwakilan Jasa Raharja Lhokseumawe, Sumariadi, SE didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Aceh Utara, AKP Adek Taufik secara simbolis yang diterima masing-masing ahli waris sebesar Rp 50 juta. 

Kedua ahli waris tersebut yakni Sanusi Akop, ayah kandung dari Yeni Mulyani, menerima santuan itu di rumahnya, Desa Lang Nibong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara

Kemudian, Muhammad Dahlan, ahli waris dari Dinatul Fuadi, juga menerima santunan di rumahnya, Desa Matang Kelayu, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara

Diberitakan sebelumnya, dua mahasiswi IAIN Lhokseumawe meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan pada Rabu (16/3/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut nyawa kedua mahasiswi tersebut terjadi di lintasan Jalan Banda Aceh-Medan, persisnya kawasan Desa Meucat, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.

Baca juga: Jasa Raharja Langsa Santuni Keluarga Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Aceh Tengah

Keduanya mengalami kecelakaan saat sepeda motor (sepmor) jenis Honda Scoopy yang dikendarai dua mahasiswi bertabrakan dengan bus sekolah Pemkab Aceh Utara

Kedua mahasiswi itu masing-masing adalah, Yeni Mulyani (20), mahasiswi asal Desa Lang Nibong, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang mengendarai sepmor. 

Mahasiswi tersebut awalnya dilaporkan mengalami kritis setelah kecelakaan lalu lintas itu. 

Tapi setibanya di RSU Cut Meutia Aceh Utara, Yeni dilaporkan sudah menghembuskan nafas terakhir. 

Sedangkan satu korban lainnya yang meninggal adalah, Dinatul Fuadi (19), mahasiswi asal Desa Matang Kelayu, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara

Dinatul dilaporkan meninggal di lokasi kejadian, kemudian dibawa ke RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk divisum. 

Baca juga: Dua Mahasiswi di Aceh Utara Meninggal Kecelakaan Sepmor Kontra Bus, Begini Penjelasan Polisi 

“Santunan ini dapat diserahkan kurang dari tujuh jam setelah kejadian, berkat dukungan Unit Laka Lantas Polres Aceh Utara,” ujar Sumariadi, SE dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3/2022). 

“Semoga santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ucap dia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved