Serambi Awards 2022
Medco E&P Malaka Perkuat Potensi Masyarakat Lokal
Pada pertanian, perkebun-an dan peternakan yang menjadi perhatian Pemkab Aceh Timur.
SERAMBINEWS.COM - “ALHAMDULILLAH, saya dapat dua manfaat sekali-gus pada penanaman padi organik. Selain hemat bia-ya tanam, hasil panen juga naik signifikan,” ujar Aswa-di, warga Dusun Masjid Desa Alue le Mirah, Aceh Timur, yang baru panen padi orga-nik akhir 2021 lalu.
Aswadi panen di sawah se-luas sekitar 2.600 meter per-segi dengan hasil padi seberat 1.280 kilogram, meningkat 30 persen dibandingkan padi konvensional. Dia menanam padi organik setelah menge-nal program pengembangan masyarakat PT Medco E&P Malaka (Medco E&P), perusa-haan migas yang beroperasi di sana.
Sebagai perusahaan migas yang dipercaya Pemerintah mengelola Blok A, Medco E&P selain memproduksi gas juga tumbuh berkembang bersama masyarakat dengan melaksa-nakan program pemberdaya-an di beberapa bidang, mulai dari pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, serta penanggulang-an bencana alam.
Pada pertanian, perkebun-an dan peternakan yang juga menjadi perhatian Pemkab Aceh Timur, Medco E&P ber-sinergi dan mengembangkan keterampilan komunitas lo-kal secara berkelanjutan. Beberapa tahun ini, Perusa-haan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan un-tuk melaksanakan program pengembangan masyarakat diantaranya bersama Aswadi. Berkat keberhasilan Aswadi, kini 15 petani lain di Desa Alue Ie Mirah tertarik pola penanaman padi organik de-ngan lahan lebih luas. Kelom-pok tani saat ini dalam proses pendampingan oleh Medco E&P.
Potensi Buah Unggul
SELAIN padi organik, Aceh Timur memiliki lahan subur sehingga membuat masyarakat ingin me-ngembangkan tanaman buah unggul sebagai komoditi pilihan. Berbekal sinergitas dengan kelompok petani dan Unit Pengelola Kegiatan Keca-matan Indra Makmu, Medco E&P melakukan pendampingan program hortikultura ini di sana.
Program ini dimulai dengan pe-latihan bagi petani pada April 2021, dilanjutkan pemberian 6.500 ba-tang bawah dan 305 bibit unggul. Jenis bibit yang diberikan sesuai kebutuhan, seperti durian, mangga, rambutan, lengkeng, jambu kristal, jeruk dan anggur brazil. Pada pro-gram ini, pendamping bersama pe-tani memonitor pertumbuhan bibit hingga berbuah.
General Manager Medco E&P Mala-ka, Susanto mengatakan, program ini merupakan hasil musyawarah masya-rakat dan Perusahaan. “Kita berharap program hortikultura dapat mening-katkan perekonomian masyarakat dan membantu menjaga kelestarian lingkungan di sekitar area operasi,” jelas Susanto.
Ciptakan Peluang
SEMENTARA dalam mendukung Komunitas Usaha Budidaya Lele Bi-naan di Kecamatan Indra Makmu, Nurussalam dan Julok, Perusahaan menyerahkan dua mesin pembuat pakan ikan, yaitu mesin penepung dan pengolahan pelet. Alat ini ber-manfaat bagi delapan kelompok usaha yang memiliki 57 kolam ikan di lima desa.
Manager Field Relations Medco E&P, Hendarsyah menyerahkan ke-dua alat tersebut pada Komunitas Usaha Budidaya Lele di sekitar area operasi. Ketua Komunitas Budidaya Lele Maju Barokah, Mahmunar ber-syukur atas bantuan ini. “Selama pandemi, kami kesulitan. Bantuan mesin ini sangat bermanfaat bagi usaha kami sehingga bisa mempro-duksi pakan ikan sesuai kebutuhan,” ungkap Mahmunar saat menerima mesin di Desa Alue Ie Itam, Sabtu (5/2/2022).
Imam Mukim Indra Makmu sekali-gus pembina Komunitas Maju Baro-kah, Ustadz Wandi mengapresiasi, “Alhamdulillah, Perusahaan terus pe-duli terhadap warga sekitar operasi. Insya Allah, mesin ini akan dapat me-nekan biaya pembelian pakan sehing-ga dapat meningkatkan pendapatan komunitas. Kami berharap usaha ini bisa membuka peluang kerja baru dan menarik minat anak muda putus sekolah untuk budidaya lele.’’
Memberikan Solusi
SELAIN program pendampingan ber-kelanjutan, Pihak perusahaan juga memperhatikan infrastruktur yang menjadi kendala masyarakat dalam pengembangan program pertanian dan peternakan. Kendala paling krusial adalah tidak tercukupinya air maupun pakan ternak. Dalam menjawab persoalan penting ini, pihak perusahaan turut berusaha memberikan solusi dengan pembe-rian bantuan irigasi dangkal berupa sumur bor dan fasilitas pendukung lain untuk kelompok tani. Selain itu, bagi kelompok peternak di Desa Alue Le Itam diberikan mesin peng-olah pakan.
Infrastruktur sumur bor tersebut menjawab tantangan besar yang di-rasakan masyarakat selama ini, khu-susnya tidak cukup air dalam proses penanaman sawah. “Fasilitas sumur bor sangat penting bagi petani ka-rena lahan masyarakat selama ini hanya mengandalkan tadah hujan sehingga panen kurang maksimal dan hanya bisa ditanami setahun se-kali,” jelas Apriadi, Ketua Kelompok Tani Alue Ie Itam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panen-perdana-ubi-di-desa-blang-nisam-kecamatan-indra-makmu-aceh-timur-18032022.jpg)