Berita Nagan Raya

1.341 Siswa SMA/SMK di Nagan Raya Ikut Ujian Kelulusan Berbasis Komputer dan Android

Sebanyak 1.341 siswa SMA/SMK di Nagan Raya, mulai Senin (21/3/2022) lusa, akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS). 

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kacab Disdik Aceh Wilayah Nagan Raya, Hajidam 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebanyak 1.341 siswa SMA/SMK di Nagan Raya, mulai Senin (21/3/2022) lusa, akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS). 

Ujian kelulusan untuk 17 unit SMA dan 3 SMK di daerah itu diselenggarakan pada masing-masing sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nagan Raya, Hajidam, SH kepada Serambinews.com, Sabtu (19/3/2022), mengatakan, persiapan pelaksanaan ujian akhir sekolah itu, sejauh ini berjalan lancar. 

"Sekolah akan ujian akhir sekolah berbasis komputer," kata Hajidam.

Diterangkan dia, ujian tersebut berlangsung sepekan yang soal disiapkan secara khusus.

"Kami kembali mengimbau siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh sehingga bisa semua lulus," imbau Hajidam.

Baca juga: 1.448 Siswa SMA/SMK di Nagan Raya Ujian Kelulusan

Ujian siswa madrasah

Ujian kelulusan juga diselenggarakan untuk kalangan siswa madrasah. Sesuai jadwal, Ujian Akhir Sekolah (UAS) MI, MTs, dan MA, juga dimulai Senin (21/3/2022).

Ujian siswa madrasah juga berbasis komputer. Namun bila tidak ada komputer di madrasah, diselenggarakan menggunakan HP android. 

"Persiapan ujian kelulusan pada masing-masing madrasah sudah matang," papar Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Nagan Raya, Ridwan Ali, SAg.

Ridwan kembali menyampaikan kepada siswa untuk belajar, serta diharapkan pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar. 

Untuk ujian diselenggarakan pada 20 MI dengan jumlah siswa 525 orang.

Lalu, 10 MTs dengan jumlah siswa 580 orang, dan 3 MA dengan jumlah siswa 132 orang.

Baca juga: 3.543  Murid SD di Agara Ikuti ANBK, Kadisdik: Ini Bukan Ujian Kelulusan

Terapkan Protkes

Kacabdin Wilayah Nagan Raya, Hajidam dan Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Nagan Raya, Ridwan Ali menyatakan, pelaksanaan ujian kelulusan juga menerapkan protokol kesehatan (Protkes) karena masih pandemi Covid-19.

Untuk itu, siswa diharuskan memakai masker serta sekolah dan madrasah wajib mematuhi Protkes sebagai pencegahan dari paparan Covid-19.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved