Selasa, 21 April 2026

Berita Nasional

Menko Airlangga: Pemerintah Pacu Industri Halal Melalui Penguatan Ekosistem

Menurut Airlangga, ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia patut menjadi perhatian.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto 

SERAMBINEWS.COM, BANDUNG - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, salah satu penyebab Indonesia dinilai resilient terhadap tekanan global adalah pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Di tengah tekanan inflasi global, inflasi Indonesia pada Februari 2022, masih terkendali di bawah kisaran target sebesar 2,06 persen (yoy).

Menurut Airlangga, ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia patut menjadi perhatian.

"Ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia merupakan sektor yang memiliki peluang pertumbuhan menari secara global,” tutur Airlangga dalam pidato pada acara Studium Generale Universitas Islam Nusantara dengan tema “Prospek dan Tantangan Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi”, Senin (21/3/2022).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan, untuk memacu pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal tahun 2022, pemerintah sudah mengeluarkan berbagai bauran kebijakan.

Salah satunya memberikan stimulus bagi pengembangan ekonomi syariah melalui penguatan ekosistem halal value chain.

Baca juga: Aceh Gambaran Ekonomi Syariah Indonesia

Terutama pada sektor pertanian yang terintegrasi, yakni kuliner halal dan fashion muslim.

Selain itu, akan dilakukan percepatan perluasan implementasi halal assurance system sebagai percepatan sertifikasi halal pelaku UMK.

"Selanjutnya, perluasan penyaluran Cash-Waqf Linked Sukuk (CWLS), penerapan pembiayaan kreatif syariah, serta implementasi layanan syariah BP Jamsostek,” tegas Airlangga.

Menko Perekonomian, mengaku pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah masuk di jalur positif. Hal ini terlihat dari perbaikan sisi permintaan dan pertumbuhan dari sisi suplai.

Di saat bersamaan, Airlangga mengatakan, perekonomian global pada 2022 diproyeksikan masih melanjutkan tren pemulihan.

Pemulihan akan bertumpu pada transisi pandemi menjadi endemi Covid-19.

Baca juga: BSI Jadi yang Terdepan Kembangkan Ekonomi Syariah Aceh

International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi global sebesar 4,4 persen.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 sebesar 5,2 persen (yoy).

Menko Airlangga menambahkan, selain ekonomi syariah, Indonesia juga tengah merasakan pertumbuhan ekonomi digital. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved