Berita Banda Aceh
Muktamar IDI Dibuka, Diikuti 1.500 Dokter dari 34 Provinsi
Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXXI akan dibuka pagi ini, Rabu (23/3/2022) di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Banda Aceh
BANDA ACEH - Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXXI akan dibuka pagi ini, Rabu (23/3/2022) di Banda Aceh Convention Hall (BACH), Banda Aceh.
Sekitar 1.500 dokter dari 34 provinsi di Indonesia sudah hadir dalam pertemuan dokter tingkat nasional tersebut.
Rangkaian kegiatan Muktamar IDI sudah dimulai sejak Selasa (22/3/2022).
Sejumlah simposium dengan menghadirkan para dokter senior diselenggarakan di Gedung BACH.
Ketua Panitia Muktamar, dr Nasrul Musadir Alsa SpS(K) FINA mengatakan, kegiatan Muktamar IDI akan dibuka pagi ini.
Dikatakan, para peserta dari berbagai provinsi sudah tiba di Banda Aceh.
Tadi malam, para peserta juga dijamu makan malam oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Kepada para peserta disajikan kuah beulangong, masakan khas Aceh hingga kopi Aceh.
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat jamuan makan menyampaikan, Pemerintah Aceh menyambut baik dan memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan Muktamar IDI, karena dia menyadari bahwa dokter tidak hanya berperan dalam proses perawatan pasien semata, tapi lebih dari itu, dokter turut menjadi mitra pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan suatu daerah, khususnya Aceh.
Sebagai salah satu mitra utama pemerintah dalam pembangunan kesehatan, keberadaan IDI dipandang strategis dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Sekda Lepas Konvoi Kendaraan Rombongan Muktamar IDI XXXI
Baca juga: Manfaatkan Muktamar IDI XXXI di Aceh, Disbudpar Gencarkan Promosi Wisata, TransK Ikut Dihias
Dikatakan, IDI merupakan tempat berhimpunnya para dokter ini merupakan ujung tombak dalam peningkatan pelayanan kesehatan.
"Melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia, seorang dokter diharapkan mampu untuk dapat terus meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat peran dan fungsinya dalam transformasi sistem kesehatan yang lebih baik di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, Muktamar ke-31 ini, selayaknya dijadikan momentum oleh IDI untuk mentransformasi dirinya secara menyeluruh, mengikuti perkembangan mutakhir di bidang kesehatan, seperti transformasi digital kesehatan yang telah melahirkan beragam inovasi untuk memudahkan pelayanan bagi pasien," ujar Nova.
Gubernur Aceh mengatakan, pandemi telah mengajarkan masyarakat banyak hal.
Salah satunya adalah begitu vitalnya peran seorang dokter.
"Selama masa pandemi yang belum pulih ini, kita dapat melihat sendiri bagaimana perjuangan para dokter Indonesia yang terus berada di garis terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19," ujarnya.
Dikatakan, banyak dari mereka gugur dalam tugas, akan tetapi dedikasi mereka, keteladanan mereka, dan ketangguhan mereka telah menginspirasi akan pentingnya sikap bersinergi mengatasi pandemi, dan berjuang bersama untuk pulih dari wabah dan bangkit dari ketidakberdayaan.
"Mari kita kirimkan doa terbaik kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang telah mendahului kita.
Mari kita berikan semangat dan dukungan kepada dokter maupun tenaga kesehatan yang hingga kini masih berjuang," tutup Nova.(mun)
Baca juga: Sekda Lepas Konvoi Kendaraan Rombongan Muktamar IDI XXXI, 1.500 Dokter akan Tiba di Aceh
Baca juga: Banda Aceh Siap Gelar Muktamar IDI Nasional, Dihadiri Dokter se-Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rombongan-muktamar-idi.jpg)