Berita Aceh Singkil
Dana Otsus Aceh Berkurang, Kepala Bappeda Aceh Minta Daerah Cari Tambahan Sumber Pendanaan
"Terutama kepada kepala Bappeda Kabupaten Aceh Singkil, mulai sekarang sudah boleh memikirkan bagaimana mencari sumber pendanaan baru,"
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
"Terutama kepada kepala Bappeda Kabupaten Aceh Singkil, mulai sekarang sudah boleh memikirkan bagaimana mencari sumber pendanaan baru," kata Ahmad Dadek.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kepala Bappeda Aceh HT Ahmad Dadek, hadir mewakili Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tahun 2023 Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (29/3/2022).
Selain Ahmad Dadek, hadir juga perwakilan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kopersai Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh serta tim ahli Bappeda Aceh.
Saat memberikan sambutan Dadek mengatakan, bahwa dana ostsus yang diterima Aceh, berkurang. Dari sebelumnya sekitar Rp 7 triluan menjadi Rp 3,5 triluan.
Berkurangnya dana otonomi khusus Aceh (DOKA) tersebut, secara otomatis transfer provinsi ke kabupaten/kota menurun.
Terkait hal itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota khususnya kepala Bappeda harus sudah memulai mencari sumber pendanaan baru untuk membiayai pembangunan.
"Terutama kepada kepala Bappeda Kabupaten Aceh Singkil, mulai sekarang sudah boleh memikirkan bagaimana mencari sumber pendanaan baru," kata Ahmad Dadek.
Baca juga: Penerimaan Dana Otsus 2023 Turun Signifikan, Ini Pesan Bupati Aceh Singkil ke Jajarannya
Salah satunya sebut Dadek, yang bisa menjadi sumber pendanaan adalah dana corporate social responsibility (CSR).
Kemudian, dana-dana dari LSM.
"Kami di Banda Aceh CSR yang sudaha kami garap Rp 73 miliar untuk tahun 2022, LSM Rp 154 miliar. Uangnya bukan untuk kita dikelola, tapi digunakan untuk masyarakat," kata Dadek.
Sebelumnya Dadek menyebutkan, dana Otsus yang diterima Aceh pada tahun 2023 hanya berkisar Rp 3,5 triliun dari sebelumnya Rp 7 triliun.
Dari Rp 3,5 triliun, pada tahun 2023 diplotkan untuk JKA sebesar Rp 1 triliun.
Sehingga tersisa Rp 2,5 triliun.
Sebab, program JKA sudah menjadi komitmen Pemerintah Aceh, tetap diteruskan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-aceh-singkil-dulmusrid-serahkan-pelakat-kepada-kepala-bappeda-aceh-t-ahmad-dadek.jpg)