Breaking News:

Pj Gubernur Aceh

Golkar Aceh Harap Pj Gubernur Aceh Sosok Netral pada Pileg dan Pilkada

Untuk diketahui, setelah masa kepemimpinan Gubernur Aceh berakhir langsung diisi oleh Pj Gubernur yang diambil dari pejabat eselon 1.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA,  Ali Basrah SPd MM.  

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepemimpinan Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT akan berakhir pada 5 Juli 2022 mendatang.

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut sampai Pilkada 2024, Mendagri akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Aceh hingga dilantiknya gubernur definitif.

Partai Golkar Aceh berharap Pj Gubernur Aceh nantinya merupakan sosok yang netral saat pelaksanaan Pileg dan Pilkada Aceh tahun 2024.

"Kita berharap Pj Gubernur Aceh nanti sosok yang netral saat memimpin," kata Sekretaris Partai Golkar Aceh, Ali Basrah di Banda Aceh, Selasa (29/3/2022).

Irwandi Sebut Pusat Harus Teliti Pilih Sosok Pj Gubernur

Untuk diketahui, setelah masa kepemimpinan Gubernur Aceh berakhir langsung diisi oleh Pj Gubernur yang diambil dari pejabat eselon 1.

Saat ini, ada tiga nama tokoh Aceh di pusat yang santer diperbincangkan sebagai pengganti Nova yaitu Safrizal ZA, Indra Iskandar, dan Jarwansyah.

Safrizal ZA saat ini menjabat Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayah di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sedangkan Indra Iskandar menjabat Sekretaris Jenderal DPR RI dan Jarwansyah menjabat Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun keputusan siapa yang akan ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh, kata Ali Basrah akan ditentukan oleh Mendagri Tito Karnavian.

Pria yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRA menyampaikan netralitas Pj Gubernur akan mempengaruhi keamanan daerah yang dipimpin.

"Karena Pj Gubernur itu pejabat negara yang dilarang berpolitik. Jika tidak netral bisa saja diganti. Kondisi ini pernah terjadi Aceh Tenggara," ungkapnya.

Karena itu Ali Basrah berharap, siapapun yang menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh nantinya harus bersikap netral dan mamou menjaga kondusifitas daerah saat gelaran Pileg dan Pilkada.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved