Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Perundingan Rusia-Ukraina di Turki Dimulai, Pertempuran di Sekitar Kiev Bakal Mereda

Perunding Rusia dan Ukraina memulai pembicaraan tatap muka di Istanbul, Turki, pada Selasa (29/3/2022).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP/Aris Messinis
Seorang petugas pemadam kebakaran berdiri dekat kobaran api yang dipicu serangan pasukan Rusia di Kharkiv, Ukraina, Jumat (25/3/2022). 

Penjelasan disampaikan kepala perunding Rusia Vladimir Medinsky. Dia menambahkan negosiasi bersifat konstruktif.

“Kami telah menerima proposal tertulis dari Ukraina yang mengkonfirmasi kesiapan mereka untuk status netral, non-blok dan non-nuklir,” kata Medinsky.

Ukraina juga berkomitmen tidak memproduksi dan menyebarkan semua jenis senjata pemusnah massal, termasuk senjata kimia dan bakteriologis, dan larangan penggunaan senjata pemusnah massal.

“Begitu juga kehadiran pangkalan militer asing dan pasukan asing di wilayah negara itu," lanjut Medinsky.

Kepala perunding Rusia itu membeberkan poin demi poin proposal yang dibahas bersama delegasi Ukraina.

Di antaranya Ukraina akan menolak gagasan mengembalikan Krimea dan Donbass menggunakan cara militer

Ukraina selanjutnya akan menyajikan daftar negara penjamin yang akan menjamin keamanannya sesudah konflik.

Proposal Ukraina tentang jaminan internasional untuk keamanannya tidak termasuk wilayah Donbass dan Krimea.

Kiev tidak akan mengizinkan pasukan asing atau pangkalan militer asing dikerahkan di wilayahnya tanpa persetujuan eksplisit dari semua negara penjamin.

Hal yang sama berlaku untuk mengadakan latihan militer. Delegasi Ukraina mengusulkan untuk menjadikan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, serta Jerman, Kanada, Polandia, Israel, dan Turki sebagai negara-negara penjamin yang akan menjamin keamanan Ukraina.

Medinsky menjelaskan posisi Kiev akan ditinjau Moskow dan disampaikan kepada Presiden Vladimir Putin.

Setelah itu, Kremlin akan memberikan tanggapannya tentang apakah mereka setuju untuk memasukkan proposisi Kiev dalam kesepakatan akhir antara Rusia dan Ukraina.

Medinsky mengatakan delegasi Rusia akan segera meninggalkan Istanbul dan negosiasi lebih lanjut antara Ukraina dan Rusia akan dilanjutkan melalui konferensi video.

Kepala perunding Rusia juga mengumumkan rencana Moskow mengambil langkah-langkah de-eskalasi militer dan politik.

De-eskalasi militer akan mengambil bentuk "pengurangan signifikan" kegiatan militer di arah Kiev dan Chernigov.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved