Video
VIDEO Usaha Lidi Tusuk Sate Kewalahan Penuhi Pesanan
Usaha pembuatan lidi bambu untuk kebutuhan tusuk sate kewalahan memenuhi permintaan pesanan, karena hanya mengandalkan satu mesin.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Yuhendra Saputra
Laporan Muhammad Nazar | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Usaha pembuatan lidi bambu untuk kebutuhan tusuk sate kewalahan memenuhi permintaan pesanan, karena hanya mengandalkan satu mesin.
Usaha itu telah dijalankan selama tiga bulan di pedalaman Kampong Pisang Bucue, Kecamatan Sakti, Pidie.
Lidi hasil produksi warga ini dijual ke Geureugok, Bireuen dan Matangkuli, Aceh Utara.
Setiap sekali pesanan lidi tusuk mencapai 20 kg.
Proses pembuatan lidi tusuk ini menggunakan bambu sebagai bahan bakunya.
Bambu tersebut dipotong yang kemudian dimasukkan ke mesin hingga berbentuk lidi.
Batangan-batangan lidi tersebut kembali disortir kemudian dijemur.
Setelah itu dimasukkan dalam kotak yang diasapi menggunakan belerang untuk mencegah lidi tidak dimakan kutu serta dilakukan selama lima jam.(*)
Baca juga: Melihat Pembuatan Lidi Tusuk Sate di Pedalaman Pidie, Order Konsumen Dominan ke Luar
Baca juga: Jaksa Pinjamkan Barang Bukti ke Pemilik, Kapolres Pidie: Dibidik UU Merusak Hutan