Berita Pidie
Anggota DPRK Pidie Bantu Warga Korban Rumah Terbakar di Tangse, Dana Masa Panik Bisa Diusul
Hizbullah, mengungkapkan begitu dirinya mendapat kabar ada warga Gampong Blang Jeurat, Kecamatan Tangse yang menimpa musibah kebakaran rumah
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Hizbullah, mengungkapkan begitu dirinya mendapat kabar ada warga Gampong Blang Jeurat, Kecamatan Tangse yang menimpa musibah kebakaran rumah
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebuah rumah di Gampong Blang Jeurat, Tangse, Pidie terbakar pada Rabu (30/3/2022) dinihari.
Sejumlah perabotan rumah tangga ludes terbakar.
Anggota DPRK Pidie Hizbullah menyalurkan bantuan sejumlah bahan kebutuhan pokok untuk warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Gampong Blang Jeurat, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (30/3/2022).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pidie, itu melaporkan korban rumah terbakar adalah Suriyanti (42) warga Gampong Blang Jeurat, Kecamatan Tangse, Pidie.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 04:00 WIB dini hari, Rabu (30/3/2022).
Kebakaran itu menghanguskan rumah bersama semua peralatan rumah tangga, seperti perabotan, baju, tempat tidur dan semua peralatan dapur.
Saat kejadian, Suryanti bersama dua putrinya tidak berada di rumah, mereka bertiga menginap di rumah orang tua Suryanti di gampong yang sama.
Hizbullah, mengungkapkan begitu dirinya mendapat kabar ada warga Gampong Blang Jeurat, Kecamatan Tangse yang menimpa musibah kebakaran rumah, ia langsung datang ke lokasi membawa bantuan berupa Sembako, adalah Telur, beras dan mie instan.
“Kami sangat prihatin. Bantuan yang saya bawa ini jangan dilihat dari berapa banyak jumlah bantuan yang diserahkan, tetapi nilai ketulusan hati dan kepedulian kita sesama.
Apalagi yang mendapat musibah ini adalah saudara kita yang sedang memerlukan uluran tangan dari kita semua” kata anggota DPRK Pidie dari F-PAN Kabupaten Pidie Hizbullah.
Dia berharap dengan adanya bantuan yang sudah diserahkan tersebut dapat dimanfaatkan dan setidaknya bisa meringankan beban yang sedang mendapat ujian musibah.
Selain itu, Hizbullah mendorong Pemkab Pidie dalam hal ini dinas terkait dan Baitul Mal, dapat membantu memperbaiki atau merehab rumah korban kebakaran ini agar bisa segera dapat ditempati lagi.
Hal ini dinilainya sangat mendasak mengingat dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan suci Ramadhan dan lebaran.
“ Jadi kami sangat berharap supaya Pemkab Pidie atau Baitul Mal Kabupaten Pidie dapat memperhatikan dan membangun kembali rumah ini” pungkasnya.
Bisa diusul dana masa panik
Secara terpisah, Kepala Baitul Mal Pidie, Tgk Zulkifli alias Abidon yang dihubungi Serambinews.com, Rabu (30/3/2022) mengatakan untuk bantuan dana rehab saat ini belum ada.
Tapi, untuk korban rumah terbakar bisa diusul mendapat bantuan masa panik asalkan masih dalam waktu belum lewat tujuh hari dari kejadian tersebut.
"Caranya buat surat keterangan rumah terbakar diteken keuchik dan diketahui camat, lalu fotocopi KK dan KTP, kemudian diserahkan ke Baitul Mal melalui Kecamatan setempat," kata Abidon.
Jumlah dana masa panik ini sebesar Rp 3 juta per rumah yang akan diserahkan dari Baitul Mal Provinsi Aceh kemudian diteruskan ke Baitul Mal Kabupaten baru kemudian diserahkan untuk korban.
"Kita usul ke Baitul Mal Provinsi nanti akan diproses di sana barulah dikirim bantuan itu ke Baitul Mal Pidie kemudian disalurkan untuk korban," pungkas Abidon.(*)
Baca juga: Vaksinasi Booster di Pijay Capai 14.774 Orang, Begini Penjelasan Jubir Covid-19
Baca juga: Resmi diganti, Pemerintah Tetapkan Pertalite Sebagai BBM Khusus Penugasan, Bukan Lagi Premium
Baca juga: Benda Diduga Bom Ditemukan Dekat Kantor Pemkot Solo, Benda tersebut Dilengkapi Kabel dan Timer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f20220330yu.jpg)