Berita Banda Aceh

Aceh Perlu Usul Tambahan Solar

Ketua Hiswanamigas Aceh, Nahrawi Noerdin, berharap Pemerintah Aceh memanfaatkan momen tambahan 2 juta kiloliter (KL) solar subsidi

Editor: bakri
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Antrean solar subsidi di SPBU Blang Muko, Nagan Raya. Foto direkam, Senin sore (14/2/2022). 

BANDA ACEH - Ketua Hiswanamigas Aceh, Nahrawi Noerdin, berharap Pemerintah Aceh memanfaatkan momen tambahan 2 juta kiloliter (KL) solar subsidi secara nasional.

Pasalnya, pada tahun 2022 ini kuota solar subsidi untuk Aceh dikurangi.

Dikatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, usulan solar subsidi yang diajukan Gubernur Aceh pada Oktober 2021 untuk penggunaan tahun 2022, lebih 400.000 kiloliter.

“Namun yang diberikan sekitar 360.000 KL.

Antrean panjang untuk pengisian solar di SPBU Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (14/2/2022). Pasalnya, BBM subsidi itu saat sedang langka
 
Antrean panjang untuk pengisian solar di SPBU Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (14/2/2022). Pasalnya, BBM subsidi itu saat sedang langka   (SERAMBINEWS.COM/ROMADANI)

Jumlah itu turun dari kuota tahun sebelumnya, mencapai 365.000KL,” kata Nahrawi Noerdin, Kamis (31/3/2022).

Diungkapkan, permintaan solar subsidi di semua daerah di Aceh, sejak pertengahan Maret 2022 meningkat.

Kuota solar yang diberikan Pertamina sebanyak 16 KL per hari ke SPBU sudah tidak mampu lagi memenuhi permintaan.

Pasalnya, kendaraan yang antre untuk mendapatkan solar juga cukup banyak.

“Penjualan solar yang dipasok Pertamina dilakukan tiga tahap, sesuai surat permintaan Dishub Kota Banda Aceh.

Tahap pertama penjualan pukul 07.00-11.00 WIB, tahap kedua 14.00-15.00 WIB.

Dan ketiga pukul 19.00-21.00 WIB,” terang Toke Awi, sapaan akrab Nahrawi Noerdin.

Baca juga: Hiswana Migas Sarankan Gubernur Aceh Usul Tambahan Kuota Solar Subsidi ke Menteri ESDM

Baca juga: Premium Tak Dijual Lagi, Antre Solar Banyak Truk Bahan Pokok Tersangkut di SPBU

Penjualan dilakukan dalam tiga tahap itu, jelasnya, agar tidak terjadi kemacetan di sekitar SPBU sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Ketua Organda Aceh, H Ramli juga berharap Pemerintah Aceh mengusulkan tambahan kuota solar subsidi ke Menteri ESDM.

Apalagi selama ini, kendaraan yang ‘mengonsumsi’ solar bukan hanya kendaraan berpelat BL, tapi banyak juga yang non-BL.

“Setiap harinya ada ratusan truk barang non-BL yang masuk ke Banda Aceh dan Aceh Besar mengisi solar di SPBU-SPBU di Banda Aceh atau Aceh Besar,” terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved