Konflik Rusia vs Ukraina
Media Asing Sorot Rencana RI Beli Minyak Rusia
Reuters menerbitkan tulisan di situs web mereka berjudul ‘Indonesia's Pertamina considers buying crude from Russia–CEO’
JAKARTA - Rencana PT Pertamina membeli minyak mentah dari Rusia disorot media asing.
Salah satu yang melakukannya, yakni Reuters, kantor berita terbesar di dunia yang berkantor pusat di London, Inggris.
Pada Senin (28/3/2022), Reuters menerbitkan tulisan di situs web mereka berjudul ‘Indonesia's Pertamina considers buying crude from Russia–CEO’.
Dalam berita tersebut, mereka menyoroti bagaimana PT Pertamina sedang mempertimbangkan untuk membeli minyak mentah dari Rusia, karena sedang mencari minyak untuk kilang yang baru direnovasi.
Keterangan itu merujuk pada perkataan CEO atau Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati yang disampaikan pada Senin.
Berbicara pada dengar pendapat DPR RI, Nicke menyebut, di tengah ketegangan geopolitik saat ini, Pertamina melihat kesempatan untuk membeli minyak mentah dari Rusia dengan harga yang baik.
Dia mengacu pada invasi Rusia ke Ukraina.
"Secara politik tidak ada masalah selama perusahaan yang kita tangani tidak terkena sanksi.
Kita juga sudah membicarakan pengaturan pembayaran, yang mungkin melalui India," kata Nicke kepada anggota parlemen, diberitakan Reuters.
Baca juga: Ramzan Kadyrov Dipromosikan Jadi Letnan Jenderal Militer Rusia, Langsung Berangkat ke Mariupol
Baca juga: Ratusan Tentara Rusia Membelot ke Ukraina, Bentuk Resimen Baru untuk Lawan Vladimir Putin
Indonesia memegang kursi kepresidenan G20 tahun ini dan mengatakan akan tetap netral di tengah konflik Rusia-Ukraina, yang telah memicu krisis kemanusiaan dan geopolitik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
Pemerintah Indonesia telah menyuarakan keprihatinan tentang invasi tetapi tidak sampai mengutuknya.
Rusia mengatakan tindakannya ke Ukraina sebagai operasi militer khusus.
Disebutkan oleh Reuters, Nicke saat itu menyebut Pertamina sedang berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri dan bank sentral Indonesia mengenai rencana tersebut dan telah mendekati beberapa penjual Rusia untuk membeli minyak mentah untuk pengujian di kilang Pertamina.
Menurut Nicke, Pertamina menargetkan dapat menyelesaikan pembenahan kilang Balongan pada Mei 2022, yang akan memungkinkan fasilitas untuk memproses semua jenis minyak mentah.
“Hingga saat ini baru bisa mengolah minyak mentah dengan kandungan sulfur rendah, dan ini mahal,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pembicaraan-Damai-Rusia-dan-Ukraina-di-Turki.jpg)