Internasional
Kim Yo Jong Sebut Menteri Pertahanan Korea Selatan Bajingan
Kakak perempuan berpengaruh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyebut Menteri Pertahanan Korea Selatan sebagai bajingan.
Dia mengatakan Pyongyang sensitif terhadap kemampuan serangan pendahuluan Seoul karena tidak memiliki aset militer dan kemampuan untuk mendeteksi serangan Korea Selatan sebelumnya.
Namun Cheong menambahkan komentar publik Seoul tentang serangan pendahuluan hanya akan memperkuat suara para pejabat garis keras di Pyongyang.
Sehingga, akan meningkatkan ketegangan antara kedua Korea.
Masa jabatan lima tahun Moon berakhir pada Mei 2022, ketika ia akan digantikan oleh konservatif Yoon Suk Yeol.
Dimana, secara terbuka membahas strategi serangan pendahuluan terhadap Korea Utara selama kampanyenya.
Saingan liberalnya mengkritiknya karena memprovokasi Korea Utara yang tidak perlu, tetapi Yoon mengatakan akan mengejar pendekatan berprinsip di Pyongyang.
Amerika Serikat telah mendesak Korea Utara untuk kembali ke pembicaraan tanpa prasyarat.
Tetapi Korea Utara telah menolak tawaran seperti itu dengan mengatakan bahwa AS harus terlebih dahulu menghentikan permusuhan terhadapnya.
Kim Jong Un telah berulang kali bersumpah untuk memperluas persenjataan nuklirnya ketika kebuntuan diplomatik dengan Washington berlanjut.
Baca juga: Korea Utara Akui Tembakkan Rudal Monster Hwasong-17, Apa Kehebatan Rudal Balistik Terbesar Ini?
Beberapa ahli mengatakan uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini dimaksudkan untuk menyempurnakan teknologi senjatanya.
Dengan harapan meningkatkan pengaruhnya dalam negosiasi masa depan dengan AS dan mengamankan loyalitas internal yang lebih kuat.
Mereka mengatakan Korea Utara dapat segera melakukan peluncuran ICBM lainnya, peluncuran roket pembawa satelit atau uji coba perangkat nuklir dalam beberapa minggu mendatang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kim-yong-jo-calon-pemimpin-korut.jpg)