Ramadhan Mubarak

Marhaban ya Ramadhan

Kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah atas kesempatan yang Dia berikan sehingga kita kembali berada dalam Ramadhan, untuk berpuasa sebulan penuh

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Marhaban   ya   Ramadhan
Prof Dr Al Yasa’ Abubakar MA , Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Ditinggalkannya makan, minum dan nafsu syahwatnya karena Aku, Puasa itu untuk Ku.

Aku akan memberinya ganjaran.

Setiap kebajikan akan diberi ganjaran sepuluh kali lipat.

Dari hadis yang dikutip di atas (dan ayat-ayat tentang puasa yang tidak dikutip), dapat disimpulkan bahwa orang yang berpuasa karena iman dan karena patuh kepada Allah, akan mendapat dua keutamaan.

Baca juga: Selamat Berpuasa

Keutamaan pertama akan diberi keampunan atas dosa-dosa oleh Allah SWT di akhirat kelak.

Keutamaan kedua, akan dapat meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan di dunia.

Dalam hadis disebutkan bahwa puasa ibarat perisai, yang mestinya dapat membentengi orang dari mencaci, berkata jorok dan berkelahi.

Allah menyatakan bahwa puasa itu untuk Allah dan Dia akan memberikan pahala berlimpah kepada orang yang berpuasa karena Allah.

Sebetulnya semua ibadah untuk Allah.

Dia yang akan menilai, apakah diterima atau ditolak.

Tapi untuk puasa, Allah menyebutkan hak prerogatif Nya secara jelas.

Menurut para ulama, puasa mendapat penghargaan lebih dibanding ibadat lain, karena merupakan ibadat yang memerlukan kesadaran tinggi.

Pertama, hanya orang pilihan yang sanggup menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri selama sehari penuh dan lebih-lebih lagi sanggup menjadikannya sebagai kebiasaan, sehingga di luar Ramadhan pun dia menjalankan puasa sunat secara rutin.

Kedua, puasa merupakan ibadah yang dapat disembunyikan.

Orang yang berpuasa secara rutin di luar Ramadhan dapat menyembunyikan puasanya kalau dia mau.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved