Ramadhan Mubarak
Marhaban ya Ramadhan
Kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah atas kesempatan yang Dia berikan sehingga kita kembali berada dalam Ramadhan, untuk berpuasa sebulan penuh
Ditinggalkannya makan, minum dan nafsu syahwatnya karena Aku, Puasa itu untuk Ku.
Aku akan memberinya ganjaran.
Setiap kebajikan akan diberi ganjaran sepuluh kali lipat.
Dari hadis yang dikutip di atas (dan ayat-ayat tentang puasa yang tidak dikutip), dapat disimpulkan bahwa orang yang berpuasa karena iman dan karena patuh kepada Allah, akan mendapat dua keutamaan.
Baca juga: Selamat Berpuasa
Keutamaan pertama akan diberi keampunan atas dosa-dosa oleh Allah SWT di akhirat kelak.
Keutamaan kedua, akan dapat meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan di dunia.
Dalam hadis disebutkan bahwa puasa ibarat perisai, yang mestinya dapat membentengi orang dari mencaci, berkata jorok dan berkelahi.
Allah menyatakan bahwa puasa itu untuk Allah dan Dia akan memberikan pahala berlimpah kepada orang yang berpuasa karena Allah.
Sebetulnya semua ibadah untuk Allah.
Dia yang akan menilai, apakah diterima atau ditolak.
Tapi untuk puasa, Allah menyebutkan hak prerogatif Nya secara jelas.
Menurut para ulama, puasa mendapat penghargaan lebih dibanding ibadat lain, karena merupakan ibadat yang memerlukan kesadaran tinggi.
Pertama, hanya orang pilihan yang sanggup menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri selama sehari penuh dan lebih-lebih lagi sanggup menjadikannya sebagai kebiasaan, sehingga di luar Ramadhan pun dia menjalankan puasa sunat secara rutin.
Kedua, puasa merupakan ibadah yang dapat disembunyikan.
Orang yang berpuasa secara rutin di luar Ramadhan dapat menyembunyikan puasanya kalau dia mau.