Konflik Rusia vs Ukraina
Usai Digempur Rusia, Mayat Warga Sipil Bergelimpangan di Bucha Ukraina
Hal mengejutkan ini tampak tiga hari setelah tentara Rusia mundur dari Kyiv di tenggara karena gagal habis-habisan menguasai ibu kota.
Pejabat setempat memberi wartawan Reuters akses ke daerah itu, dan seorang polisi memimpin jalan melalui jalan-jalan yang sekarang dipatroli oleh tank-tank Ukraina, melewati jalan di mana mayat-mayat itu tergeletak.
Tidak jelas mengapa mereka belum dimakamkan.
Wali Kota Anatoliy Fedoruk mengatakan lebih dari 300 penduduk kota telah tewas, dan kuburan massal di satu halaman gereja masih terbuka.
Beberapa jalan dipenuhi dengan reruntuhan tank dan kendaraan lapis baja Rusia yang terbakar.
Roket yang tidak meledak tergeletak di jalan dan, di satu tempat, mortir yang tidak meledak menyembul keluar dari landasan.
dilansir AFP, bukti terbaru muncul tentang kemungkinan pembunuhan warga sipil di daerah-daerah yang telah diduduki pasukan Rusia selama invasi.
Wartawan AFP melihat setidaknya 20 mayat di satu jalan di kota Bucha dekat Kyiv, termasuk satu dengan tangan terikat, dan mayat seorang fotografer yang hilang ditemukan di desa terdekat.
"Semua orang ini ditembak," kata Wali Kota Bucha Anatoly Fedoruk kepada AFP, seraya menambahkan bahwa 280 mayat lainnya telah dikuburkan di kuburan massal di kota itu.
Saat menarik diri dari beberapa wilayah utara, Rusia tampaknya berfokus pada Ukraina timur dan selatan, di mana ia telah menguasai sebagian besar wilayah.
"Rusia memprioritaskan taktik yang berbeda, yakni mundur ke timur dan selatan," kata penasihat presiden Ukraina Mykhaylo Podolyak di media sosial.
"Tanpa senjata berat kami tidak akan bisa mengusir (Rusia)," katanya.
Namun pihak berwenang Ukraina menawarkan kabar baik kepada warga, mengeklaim kemajuan melawan Rusia lebih dari lima minggu setelah invasi Moskwa memicu konflik terburuk di Eropa dalam beberapa dasawarsa.
"Irpin, Bucha, Gostomel dan seluruh wilayah Kyiv dibebaskan dari penjajah," kata wakil menteri pertahanan Ganna Maliar di Facebook, merujuk pada kota-kota yang telah rusak berat atau hancur akibat pertempuran.
Baca juga: Penjaga Warung Kopi Nyaris Rudapaksa Pelanggan Wanita, Pelaku Lakukan Ini saat Digeruduk Warga
Baca juga: Amien Rais Ingatkan Jokowi dan Luhut Untuk Letakkan Jabatan pada Oktober 2024
Baca juga: Aurel Hermansyah Borong Tiket Konser Justin Bieber
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Akademi-Sains-Nasional-Ukraina-di-Kiev-Rusak-Parah.jpg)