Selasa, 9 Juni 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Sejumlah Tentara Rusia Tewas Akibat Keracunan Makanan yang Diberikan Warga Ukraina

Akibatnya dua tentara Rusia tewas dan 28 lainnya sakit parah setelah diberi kue-kue beracun oleh warga sipil Ukraina.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Sergei SUPINSKY / AFP
Polisi Ukraina membawa mayat dari sebuah bangunan perumahan lima lantai yang sebagian runtuh setelah penembakan di Kyiv pada 18 Maret 2022, ketika tentara Rusia mencoba mengepung ibukota Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, UKRAINA -  Perang Rusia Vs Ukraina tampaknya mulai mereda.

Hal ini setelah tentara Rusia mulai meninggalkan sejumlah kota di Ukraina yang didudukinya sejak bulan lalu.

Pasukan Ukraina pun mulai menampakkan diri memasuki kota-kota yang ditinggalkan Rusia.

Warga mulai keluar dari tempat persembunyiannya di ruang bawah tanah.

Di balik pendudukan tentara Rusia muncul cerita dari warga Rusia.

Misalnya warga Ukraina yang sengaja meracuni tentara Rusia.

Akibatnya dua tentara Rusia tewas dan 28 lainnya sakit parah setelah diberi kue-kue beracun oleh warga sipil Ukraina.

Hal tersebut diungkapkan oleh badan intelijen Ukraina.

Mengutip The Independent, Direktorat Utama Intelijen Ukraina mengumumkan dalam sebuah postingan di Facebook pada hari Sabtu, bahwa pasukan dari Divisi Senapan Motor ke-3 Rusia tewas segera setelah makan makanan di Izium, Kharkiv. 


28 tentara lainnya berada dalam perawatan intensif setelah keracunan, sementara sekitar 500 lainnya berada di rumah sakit karena keracunan alkohol berat.

Baca juga: Bantah Membantai Warga Sipil Ukraina, Rusia Sebut Pembunuhan Warga Sipil di Bucha Tuduhan Palsu

Baca juga: Cara Putin Hindari Pembunuhan atau Kudeta Usai Pecat 8 Jenderal Senior Rusia

Para pejabat mengklaim Rusia menulis pasukan itu sebagai "kekalahan non-tempur".

“Ukraina melawan penjajah dengan segala cara yang tersedia. Menurut informasi yang tersedia, penduduk lokal distrik Izium (wilayah Kharkiv) memberikan pasukan Rusia dari Divisi Senapan Motor ke-3 Federasi Rusia dengan pai beracun.

“Akibatnya, dua pasukan meninggal sekaligus, 28 lainnya dibawa ke unit perawatan intensif. Keadaan mereka saat ini sedang diklarifikasi," jelas Agensi tersebut dalam postingan yang sama.

"Sekitar 500 prajurit lagi dari Divisi Senapan Motor ke-3 Federasi Rusia berada di rumah sakit karena keracunan alkohol parah yang tidak diketahui asalnya," tambahnya.

Sementara itu, melansir Business Insider, cerita tentang warga sipil Ukraina yang melawan pasukan Rusia terus bermunculan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved