Demonstrasi Memprotes Kebijakan Jokowi Hari Ini Terjadi di Bogor hingga Garut

Berikut ini deretan aksi demonstrasi memprotes pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terjadi di sejumlah daerah.

Editor: Faisal Zamzami
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Sempat terjadi gesekan antara massa aksi dengan petugas saat demo Gugat Istana, di Kota Bogor, Jumat (8/4/2022) (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat) 

2. Jakarta

Di Jakarta, mahasiswa dari berbagai aliansi menggelar unjuk rasa di depan Patung Kuda, Jakarta, Jumat sore.

Dikutip dari kompastv, aksi demontrasi di depan Patung Kuda ini dilakukan oleh mahasiswa yang menamkan dirinya Cipayung Plus.

Dalam aksi ini, mahasiswa menolak kebijakan pemerintah menaikkan sejumlah harga bahan pokok, harga BBM dan LPG, serta kenaikan PPN.

Mahasiswa menilai kenaikan harga sejumlah kebutuhan ini akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang belum pulih di tengah pandemi.

3. DPRD Garut

Sejumlah mahasiswa di Garut gelar aksi unjuk di depan gedung DPRD
Sejumlah mahasiswa di Garut tergabung di GMNI, HMI, PMII, Kammi, Hima Persis gelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Garut, Jumat (8/4/2022)


Aksi demonstrasi juga terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Unjuk rasa dilakukan di depan DPRD Garut.

Dikutip dari TribunJabar, dalam aksinya, mereka tidak menyuarakan soal penundaan pemilu, tetapi mengkritisi tiga poin penting.

Tiga poin penting itu berkaitan dengan kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari.

Pertama menolak kenaikan harga Pertamax, kenaikan pajak penerimaan negara, dan kenaikan harga pangan yang dalam beberapa waktu terakhir ini terus melonjak.

"Maka kami menekan pemerintah daerah untuk satu suara bersama menolak kebijakan dalam tiga poin tuntutan kami, masyarakat kini sudah cukup menderita dengan berbagai kebijakan-kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat," ujar seorang koordinator aksi, Ajang Ahmad Haris saat diwawancarai Tribunjabar.id.

Kebijakan yang telah disetujui pemerintah salah satunya kenaikan harga Pertamax.

Itu menurutnya dibuat secara singkat di luar pengawasan masyarakat umum.

Ia menyebut dalam beberapa bulan terakhir ini masyarakat sudah disulitkan dengan mahalnya harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved