Berita Pidie
Kuota Solar Bersubsidi Bagi Nelayan 31.860 Ton
Kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk nelayan Pidie mencapai 31.860 ton pada Maret 2022
Berdasarkan surat panglima laot lhok itu, DKP Pidie menerbitkan rekomendasi kepada nelayan.
Satu nelayan bisa diberikan tiga boat.
Solar bersubsidi untuk nelayan, kata Zulfikar, dilayani di tiga SPBU.
Adalah SPBU Gintong Grong-Grong, SPBU Pulo Pisang dan SPBU Blok Sawah Kota Sigli.
"Jadi sesuai dengan perjanjian, tiga SPBU ini mampu menyediakan solar bersubsidi untuk nelayan di Pidie," ungkapnya.
Menurutnya, untuk Maret 2022, tercatat ada sekitar 80 nelayan yang meminta surat rekomendasi kepada DKP Pidie untuk mendapatkan solar bersubsidi.
Setiap bulan tercatat 60 hingga 80 nelayan melaporkan kepada DKP Pidie.
" Saat ini, kuota solar bersubsidi untuk nelayan Pidie bertambah.
Kuota solar bersubsidi pada Maret mencapai 31.860,16 to.
Sementara kebutuhan 796.304 ton solar bersubsidi," pungkasnya.
Kembali Normal
Kabid Perikanan Tangkap DKP Pidie, Zulfikar Ismail mengungkapkan, saat ini solar bersubsidi untuk nelayan di Pidie sudah normal.
Memang, pada dua pekan lalu solar bersubsidi untuk nelayan sempat terjadi kelangkaan, sehingga banyak nelayan boat dompheng tidak pergi melaut.
" Sekarang ini kita menerima laporan dari nelayan, bahwa ketersediaan solar bersubsidi telah normal.
Sehingga banyak nelayan sudah pergi kembali melaut," jelasnya.
Menurutnya, rekomendasi yang diberikan oleh DKP Pidie dalam 24 hari sekali.
Sementara khusus untuk Jumat, tidak diberikan rekomendasi karena hari libur.(naz)
Baca juga: Nelayan Mulai Melaut usai Libur Meugang, Boat di Bawah 30 GT Harus Antre Solar Subsidi sampai 5 Hari
Baca juga: Industri Tak Berhak Pakai Solar Subsidi, Pemerintah Didesak Beri Sanksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/solar-889io.jpg)