Wanita Muda Tewas Usai Minum Obat Aborsi, Kekasih Korban hingga Pejabat RS Jadi Tersangka

Korban menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (6/4/2022) pukul 20.15 di RSUD Kepahiang, Bengkulu.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.COM/FIRMANSYAH
Polres Kepahiang, Polda Bengkulu meringkus 3 orang tersangka yang terlibat tindakan aborsi yang mengakibatkan seorang EA (23) meninggal dunia, Rabu (6/4/2022) pukul 20.15 WIB, di RSUD Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Konfrensi pers Kapolres dilakukan Jumat 8 April 2022 di Mapolres Kepahiang 

SERAMBINEWS.COM - Seorang wanita muda berinisial EC (22) tewas setelah mengonsumsi obat aborsi.

Korban menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (6/4/2022) pukul 20.15 di RSUD Kepahiang, Bengkulu.

Dari hasil penyelidikan, Satreskrim Polres Kepahiang menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini.

Ketiga tersangka berjenis kelamin laki-laki, identitas mereka masing-masing yakni AN (27), RO (27), dan DE (36).

AN merupakan kekasih korban, seorang pegawai BUMN.

Belakangan diketahui, AN telah memiliki istri dan anak.

Sementara RO adalah seorang mahasiswa, dan DE merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Kepahiang.

Kasus ini terungkap bermula dari laporan keluarga korban yang curiga dengan meninggalnya korban.

Korban Diberi Obat Penggugur Kandungan


 
Mengutip Tribun Bengkulu, tersangka AN dan korban merupakan pasangan kekasih.

Saat menjalani hubungan asmara, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri hingga korban akhirnya hamil.

Ketika tahu korban hamil, AN mencoba untuk menggugurkan kandungan korban.

"Tersangka menghubungi rekannya berinisial RO, lalu RO menemui rekannya berinisial DE yang merupakan ASN di RSUD Kabupaten Kepahiang untuk membeli obat penggugur kandungan di apotek di Kabupaten Kepahiang," kata Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman, Jumat (8/4/2022).

DE kemudian memberikan obat yang diminta ke RO.

RO lalu menyerahkannya ke tersangka AN.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved