Aceh Carong
Disdik: Orang Tua Wajib Cek Handphone Anak untuk Cegah Ikut Demo 11 April
Mahfud MD mengatakan, pemerintah sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengamankan rencana unjuk rasa mahasiswa pada Senin.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menerbitkan surat imbauan untuk orang tua siswa agar memeriksa chat di WhatsApp (WA) anak masing-masing yang berkaitan dengan wacana demo 11 April.
Baca juga: Prabowo Harap Kerja Sama dengan China Terus Terjaga
Baca juga: Rusia Kirim 60.000 Pasukan Cadangan ke Ukraina Timur, Jadi Fase Baru Perang Ukraina
Baca juga: Komentar Spam Dinilai Sangat Merugikan Pemilik Akun, YouTube akan Uji Sistem Penghapus Terbaru
Imbauan untuk para orang tua siswa itu dituangkan dalam surat Disdik Kota Bekasi nomor 421/2920/DISDIK.Set tertanggal 9 April 2021. Surat imbauan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik (Kadisdik) Kota Bekasi Inayatulah dan ditujukan kepada seluruh kepala SMP, SMA, dan SMK se-Kota Bekasi.
Dalam surat tersebut, seluruh kepala SMP, SMA dan SMK se-Kota Bekasi diperintahkan untuk memberikan imbauan kepada para orang tua murid untuk memeriksa chat WA anak. Kepala SMP, SMA dan SMK juga diminta memeriksa kehadiran para siswa-siswi mereka pada 11 April.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki Haryadi mengimbau kepada para pelajar untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi dan menghindari hal yang tidak diinginkan bersama.
"Saya harap, peran orang tua juga lebih dimaksimalkan lagi untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya ketika berada di luar sekolah," kata Kombes Pol Hengki.
"Kami juga minta sekolah memberikan kegiatan yang lebih positif kepada anak didiknya agar pada Ramadan ini dapat diisi dengan hal yang lebih berguna," katanya. Mengantisipasi keikutsertaan pelajar untuk mengikuti gerakan aksi demo itu, Polisi akan melakukan kunjungan ke sekolah untuk melakukan edukasi kepada para pelajar.
Hal ini dimaksudkan agar para pelajar lebih mengarah kepada hal positif dan tidak bersinggungan dengan hukum. "Pihak sekolah juga meminta kepada kami untuk lebih sering mendatangi sekolah atau patroli ke sekolah untuk berdialog dengan para pelajar dan memberikan edukasinya," ucapnya.
Baca juga: Menkominfo Sebut Pemerintah Tak Terlibat Dalam Peretasan Akun Medsos Jelang Aksi 11 April
Baca juga: PT Mifa Terus Lakukan Pemantapan Pengelolaan Lingkungan di Wilayah Operasional Pelabuhan
Baca juga: Setelah Krisis Politik Berkepanjangan, Imran Khan Tinggalkan Kantor Perdana Menteri
Jalan Ditutup
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa pihak polisi lalu lintas akan menutup sejumlah ruas jalan dengan barrier sejak pukul 08.30 WIB. Penutupan akan dimulai dari Jalan Medan Merdeka Barat pada pukul 08.30 WIB.
Pihak polisi lalu lintas akan memasang security barrier atau pagar kawat dan juga water barrier di kedua arah. Lalu arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Budi Kemuliaan.
Hal yang sama juga akan diterapkan dari Harmoni arah ke Istana akan ditutup. “Untuk di DPR-MPR sifatnya situasional melihat perkembangan massa. Bila massa cukup banyak maka arus akan ditutup dibawah jembatan layang dan akan dialihkan ke jalan gerbang pemuda,” katanya.
Rencananya akan ada 300 personel polisi lalu lintas dikerahkan dalam pengamanan arus selama aksi unjuk rasa berlangsung.
Berikut rute pengalihan arus lalu lintas:
1. Arus lalin dari Jalan Vereran Raya yang akan menuju Jalan Vereran III diluruskan ke Harmoni.
2. Arus lalin dari Jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Utara dibelokan ke kanan Jalan Perwira.
3. Arus lalin dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Medan Merdeka Timur.
4. Arus lalin dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju Bundaran Patung Kuda dibelokan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih.
5. Arus lalin dari Jalan Abdul Muis yang akan dibelokkan ke kiri Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalin dari Jalan Fachrudin yang akan belok kanan ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.