Berita Banda Aceh

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Peserta Lemhanas

Peserta Study Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI

Editor: bakri
DOK KATIBUL WALI
Peserta Study Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bertemu Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haythar, di Meuligoe Wali Nanggroe pada Kamis (6/4/2022) malam. 

BANDA ACEH - Peserta Study Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mengadakan pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar di Meuligoe Wali Nanggroe.

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M Nasir Syamaun MPA menjelaskan, pertemuan yang berlangsung pada Kamis (6/4/2022) malam itu, dalam rangka melihat dan mengkaji lebih lanjut tatakelola pemerintah, dan pembangunan nasional yang dilaksanakan di Aceh.

Sekda Aceh, Taqwalkah, bagi sauvenir khas Aceh kepada peserta Lemhanas RI, yang akan kembali ke Jakarta, di ruang VIP Bandara SIM, Jumat (8/4).
Sekda Aceh, Taqwalkah, bagi sauvenir khas Aceh kepada peserta Lemhanas RI, yang akan kembali ke Jakarta, di ruang VIP Bandara SIM, Jumat (8/4). (SERAMBINEWS.COM/ HERIANTO)

Pada kesempatan itu, kepada peserta SSDN Lemhannas RI, Wali Nanggroe menyampaikan bahwa saat ini ada banyak butir-butir MoU Helsinki dan pasal-pasal dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) Nomor 11 tahun 2006 yang belum terimplementasi.

Sedangkan di sisi lain, MoU Helsinki dan UUPA merupakan landasan bagi Aceh dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan pasca damai.

Wali Nanggroe meminta agar hasil pertemuan itu dapat menjadi bahan kajian Lemhannas, untuk kemudian melahirkan saran-saran yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat dalam upaya menangani persoalan Aceh.

“Banyak yang belum bisa kita jalankan karena belum terimplementasinya MoU Helsinki dan UUPA,” kata Wali Nanggroe pada pertemuan itu.

Wali Nanggroe didampingi oleh Staf Khusus, Dr M Raviq, H Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak yang juga Ketua Tim Pengkajian dan Pembinaan MoU Helsinki beserta para anggota Tuha Peut Lembaga Wali Nanggroe, Prof Dr H Syahrizal Abbas MA.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menerima kunjungan silaturrahmi rombongan Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII Tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (7/4/2022).
Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menerima kunjungan silaturrahmi rombongan Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII Tahun 2022 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (7/4/2022). (Foto: Humas Pemerintah Aceh)

Tenaga Profesional (Taprof) Sosbud dan Politik Dalam Negeri Lemhannas RI, Dr Ir H Gusnar Ismail MM mengatakan, pihaknya akan membawa hasil pertemuan dengan Wali Nanggroe ke Lemhannas untuk dilakukan kajian lebih lanjut.

Ditanyai secara khusus mengenai implementasi MoU Helsinki, Gusnar lebih lanjut menjelaskan, pihaknya siap mendukung dengan cara mengakaji lebih jauh poin-poin apa saja yang harus segera ditindaklanjuti.

Baca juga: Sekda Bagi Suvenir Khas Aceh untuk 30 Peserta Lemhanas RI

Baca juga: Wali Nanggroe Diminta Fasilitasi Perpanjangan Kontrak Polisi Hutan

“Dan hasil kajian itu juga akan disarankan lebih lanjut kepada pemerintah,” sebut Gusnar. (rel/ran)

Baca juga: Gubernur Nova Terima Kunjungan Silaturrahmi Peserta PPRA Lemhanas RI

Baca juga: DPRA Lakukan Pertemuan dengan PPRA Lemhanas, Bahas Tata Kelola Pemerintah Aceh Selama Ini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved