Breaking News:

Ramadhan

Pentingnya Makan Sahur, Nabi Bersabda: Bersahurlah, dalam Sahur Itu Ada Berkah

Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW) mensunnah makan sahur bagi kaum muslimin yang hendak puasa.

Editor: Nur Nihayati
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Ramadan 

Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW) mensunnah makan sahur bagi kaum muslimin yang hendak puasa.

SERAMBINEWS.COM - Tak terasa puasa di bulan Ramadhan telah memasuki hari ke sebelas.

Menjalankan ibadah puasa dianjurkan sebelumnya supaya makan sahur.

Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW) mensunnah makan sahur bagi kaum muslimin yang hendak puasa.

Sebuah hadist Nabi Muhammad yang sangat masyhur dan seringkali disampaikan mubaligh, yang artinya: "Bersahurlah (kalian-kalian), karena dalam sahur itu terdapat barokah"

Para ulama memaknai 'barokah' adalah kebaikan yang tidak pernah pernah berkurang.

Bagaimana makan sahur dari tinjauan kesehatan?

Menurut dokter dr Lyon Clement, puasa tanpa sahur bisa berpengaruh pada gangguan pencernaan.

Baca juga: Berikut Doa dan Zikir yang Dianjurkan Sebelum Berbuka Puasa, Pahalanya Besar

Baca juga: 5 Fakta Bayern Muenchen Vs Villarreal, Sejarah Comeback Die Roten hingga Kans Lewati Rekor Barcelona

Baca juga: VIDEO Demo di Takengon, Bupati Aceh Tengah Jumpai Mahasiswa untuk Teken Petisi

Akibatnya kita juga bisa mengalami gangguan aktivitas sehari-hari, penurunan imunitas tubuh dan rentan mengalami penyakit.

"Terutama bulan puasa, apa bila tidak dilakukan pengaturan pola makan yang baik, maka ada risiko terjadi masalah saluran cerna," ungkapnya pada siaran Radio Elshinta, dikutip Tribunnews, Senin (11/4/2022).

Ia pun menegaskan yang paling penting saat berpuasa adalah jangan lupa sahur.

"Apa bila lupa sahur, tetap puasa, asam lambung kita terus diproduksi, akibatnya terlalu berlebihan bisa menimbulkan masalah saluran cerna. Jangan sampai lupa sahur," kata dr Lyon menambahkan.

Kemudian ketika berbuka puasa, jangan langsung makan berat tapi dimulai konsumsi yang ringan. Selain itu jangan tergesa-gesa supaya makanan bisa tercerna secara baik.

Sehingga tidak ada keluhan perut seperti begah. Dr Lyon mengingatkan untuk memerhatikan makanan yang kita makan.

"Rasa makanan terlalu asam, pedas, terlalu berminyak, berlemak dan produk susu, sebaiknya dibatasi selama berbuka puasa. Karena bis menibulkan iritasi dan gejala dispepsia," pungkasnya

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Tips Sehat, Nabi Bersabda: Bersahurlah, dalam Sahur Itu Ada Berkah, Ini Tinjauan Medisnya,

Berita terkait lainnya

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved