Rabu, 13 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Sekutu Utama Presiden Vladimir Putin Ditangkap Dinas Keamanan Ukraina, Disebut Pengkhianat

Penangkapan terjadi ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan sinyal terkuatnya bahwa perang akan terus berlanjut.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP
Gambar selebaran yang dirilis pada 12 April 2022 oleh Dinas Keamanan Ukraina menunjukkan taipan bisnis Viktor Medvedchuk dengan tangan terborgol dan mengenakan seragam tentara Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM - Ukraina mengatakan pihaknya menangkap sekutu paling menonjol  Rusia, Selasa (12/4/2022).

Penangkapan terjadi ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan sinyal terkuatnya bahwa perang akan terus berlanjut.

Putin memperingatkan pembicaraan damai menemui jalan buntu.


Pada bulan Februari, Ukraina mengatakan Viktor Medvedchuk, pemimpin Platform Oposisi - Partai For Life, melarikan diri dari tahanan rumah setelah pihak berwenang membuka kasus pengkhianatan terhadapnya.

Tokoh pro-Rusia, yang mengatakan Putin adalah ayah baptis putrinya, telah membantah melakukan kesalahan.

"Pengkhianat pro-Rusia dan agen dinas intelijen Rusia, ingat - kejahatan Anda tidak memiliki undang-undang pembatasan," kata dinas keamanan Ukraina, seperti dilansir CNA.

Pasukan "melakukan operasi khusus multi-level secepat kilat dan berbahaya ini", kata kepala organisasi Ivan Bakanov.

Seorang juru bicara Kremlin yang dikutip oleh kantor berita Tass mengatakan dia telah melihat foto itu dan tidak bisa mengatakan apakah itu asli.

Beberapa jam sebelumnya, Putin melontarkan komentar publik pertamanya tentang konflik dalam lebih dari seminggu, bersikeras bahwa Rusia akan "secara berirama dan tenang" melanjutkan operasinya, dengan alasan perlunya mencapai tujuan keamanan.

 
"Blitzkrieg yang diperhitungkan musuh kita tidak berhasil," katanya, mengesampingkan dampak sanksi dan memperingatkan bahwa pembicaraan damai yang terputus-putus berada dalam situasi buntu.

Tapi, dia sering terlihat mengoceh atau terbata-bata.

Hanya sesekali dia bersikap dingin dan percaya diri yang telah menjadi ciri khasnya dalam penampilan publik selama lebih dari 22 tahun sebagai pemimpin Rusia.

Baca juga: Ukraina Temukan Bukti, Tentara Rusia Sudah Rencanakan Pembunuhan dan Pemerkosaan Warga Sipil

Baca juga: Kisah Pilu Anna Wanita Ukraina: Tentara Rusia Rudapaksa Saya dan Bunuh Suamiku

Puluhan Ribu Warga Mariupol Tewas

Ukraina mengatakan puluhan ribu orang kemungkinan tewas dalam serangan Rusia di kota tenggara Mariupol, Senin (11/4/2022).

Sementara itu, ombudswoman hak-hak negara menuduh pasukan Rusia di wilayah itu melakukan penyiksaan dan eksekusi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved