Breaking News

Berita Kutaraja

Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Warga Pidie Melapor ke Polda Aceh

Nadar mendatangi Polda Aceh didampingi kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Senin (18/4/2022) siang.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Korban salah tangkap oleh polisi, Nadar (tengah), didampingi tim kuasa hukum YARA sesuai membuat laporan di Polda Aceh, Senin (18/4/2022). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendampingi Nadar (34), salah seorang warga Gampong Sentosa, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie yang melaporkan oknum kepolisian ke Mapolda Aceh, Senin (18/4/2022).

Nadar, menurut keterangan pers yang dikeluarkan YARA, melaporkan Res Narkoba Polres Pidie terkait dirinya yang menjadi korban salah tangkap oleh oknum kepolisian, beberapa waktu lalu.

Nadar mendatangi Polda Aceh didampingi kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Senin (18/4/2022) siang.

Ia langsung membuat laporan ke SPTK Polda Aceh atas nama Nadar dan terlapor atas nama pihak Satuan Narkoba Polresta Pidie, sesuai dengan laporan Polisi Nomor: LP/B/120/lV/2020/ SPKT/Polda Aceh tanggal 18 April 2020, yang terima langsung R Zaufiran, AIPDA NRP 82091214.

"Usai membuat laporan di SPK Polda Aceh, Nadar langsung dimintai keterangan awal atau BAP tahap awal sebagai pelapor," kata Ketua YARA, Safaruddin, SH.

Safaruddin menjelaskan, Nadar adalah korban salah tangkap dan ditembak oleh oknum polisi yang terjadi di Desa Sentosa, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie.

Baca juga: Nelayan di Sumut Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap, Dipenjara 19 Hari dan Disiksa Sampai Tulang Retak

"Saat  itu, korban sedang duduk di teras rumah rekannya," kata Safaruddin.

"Korban menceritakan, saat kejadian, Ia sempat dianiaya berat dan juga ditembak oleh oknum polisi,” papar Safaruddin mengungkapkan pengakuan korban.

“Korban ditembak di bagian dada kiri dan juga dipukul bagian kepala, keluar darah di bagian mata, hidung, dan mulut," lanjutnya.

"Saya dipukuli berulang kali baru ditembak di bagian dada kiri," cerita Nadar kepada awak YARA.

Selanjutnya, Nadar dibawa dengan sepeda motor ke RS Tengku Chik Di Tiro untuk pengobatan pertama. Di sana ia langsung ditangani secara medis. 

"Kemudian, korban lanjut bercerita, ia dirujuk operasi ke RSUDZA Banda Aceh untuk mengambil proyektil peluru yang tersangkut di tubuhnya," urai Safaruddin sesuai dengan cerita awal korban di Kantor YARA.

Baca juga: Jadi Korban Salah Tangkap, Bocah 13 Tahun Babak Belur Dihajar Polisi, Polda: Tak Sengaja

"Korban berharap, supaya para pelaku itu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan adanya keadilan untuk dirinya sendiri," pungkas Safaruddin.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy yang dikonfirmasi Serambinews.com, tadi malam, meminta waktu untuk berkoordinasi terkait laporan tersebut.

"Coba saya koordinasikan dulu ya," tulisanya melalui pesan WhatsApp (WA).(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved