Breaking News
Rabu, 15 April 2026

Pojok UMKM

Meurasa, Bumbu Produk Lokal yang Dipasarkan ke Luar Negeri

Meski masih kelas industri rumah tangga, tapi pemasaran Meurasa sudah menjangkau benua Amerika dan Eropa, yaitu ke Amerika Serikat dan Prancis

Editor: IKL
For Serambinews.com
BUMBU MASAK MEURASA - Pelaku usaha bumbu masak Meurasa, Edi Sandra, memperlihatkan produksinya. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di ujung barat Kota Banda Aceh, tepatnya di Jalan Rama Setia Gampong Deah Geulumpang, Kecamatan Meuraxa, terdapat sebuah pabrik bumbu masak kemasan khas Aceh. Bumbu masak usaha rumah tangga itu diberi nama ‘Meurasa’.

Meski masih kelas industri rumah tangga, tapi pemasaran Meurasa sudah menjangkau benua Amerika dan Eropa, yaitu ke Amerika Serikat dan Prancis.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Ir Helvizar Ibrahim, mengaku kagum atas informasi dari Kasi Pelayanan Informasi dan Usaha Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Andri Sufriansyah, yang mengatakan jika di Gampong Deah Geulumpang ada industri rumah usaha produksi bumbu masak kering kemasan khas Aceh.

Meski baru berusia 6 tahun, tapi pemasarannya sudah menjangkau Amerika dan Eropa. 

Menurut Elvizar, omzet penjualan bumbu masak Meurasa memang belum banyak, sekitar 1,5-5 kg per bulan.

Tapi untuk ukuran industri rumah tangga, bisa mengirim produk bumbu masak hingga Amerika dan Eropa, patut diacungi jempol.

“Karena untuk menembus pasar Amerika dan Eropa cukup banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Apalagi untuk produk bumbu masak, tidaklah gampang. Namun, ada pelaku usaha bumbu masak khas Aceh bisa memenuhinya dan sudah mengirimkan produknya ke Amerika Serikat dan Prancis, itu hebat,” ujar Helvizar Ibrahim.  

Pelaku usaha bumbu masak Meurasa, Edi Sandra mengatakan, usahanya itu berdiri pada 16 Februari 2016. Yang membuat produk bumbu masaknya bisa menembus pasar Amerika Serikat dan Prancis, karena dikemas dengan bahan primer aluminium foil ukuran 8x10 cm dengan berat bersih 20 gram per saset, dan kemasan sekunder dalam karton kecil ukuran 10x10x12.

Pengetahuan mengemas bumbu masak dengan aluminium foil itu, kata Edi, setelah ia mengikuti beberapa pelatihan manajemen produksi, kemasan, dan pemasaran yang diadakan Dinas Koperasi dan UKM, serta lembaga lainnya.

Dasar pengetahuan yang didapatnya itu, Edi pun mengemas bumbu masak Meurasa dalam aluminium foil.

Setelah mendapat izin dari Balai Besar POM Aceh, ia baru berani mengirim bumbu produksinya ke Amerika dan Prancis melalui teman dan kerabat yang bekerja di sana. Satu bulan ia mengirim sekilar 1,5-5 kg.

Bumbu masak Meurasa, sebut Edi, ada delapan item. Yaitu bumbu mi Aceh, bumbu nasi goreng, bumbu ayam tangkap (ayam goreng rempah), bumbu kari, bumbu masak merah, bumbu masak puteh, bumbu gulai Aceh dan bumbu rendang.

Harga jual bumbu kering meurasa, sebut Edi, tidak mahal. Kepada pedagang dijual Rp 8.000/saset, dan pedagang jual eceran kepada konsumen Rp 10.000/saset.

Bumbu masak Meurasa, kata Edi, sudah ada diberbagai supermarket lokal. Jika ada masyarakat yang membutuhkan bisa mencarinya ke supermarket.

Usaha bumbu masak Meurasa bermula dari hobi sang istri membuat pesanan kue ulang tahun dari kerabat, teman, dan saudara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved