Breaking News:

Kedelai Subsidi

Aceh Terima 255 Ton Kedelai Subsidi untuk Tahap Pertama

Perajin tahu tempe yang ingin mendapatkan kacang kedelai subsidi ini, harus menjadi anggota Puskopti Aceh.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Irsan Nasution (tengah), dan Ketua Puskopti Aceh, T Tansri Jauhari memperlihatkan kacang kedelai yang disubsidi oleh Pemerintah sebesar Rp 1.000/kg, di Gudang DEPO Aceh (PT FKS Agro Tbk), Jalan T Hasan, Lampeunerut, Selasa (19/4/2022). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Provinsi Aceh menerima sebanyak 255 ton kacang kedelai subsidi untuk tahap pertama dari Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, dan Kementerian Koperasi yang bekerja sama dengan Bulog dan Gabungan Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Pusat. Harga yang disubsidi oleh Pemerintah untuk kacang kedelai ini adalah senilai Rp 1.000/kg.

"Untuk tahap pertama kita menerima 255 ton, dan pengambilan pertamanya ini sebanyak 10 ton bagi yang sudah melakukan registrasi. Kemudian nanti sisanya pada pengambilan kedua. Nah, jumlah 255 ton ini harus diambil oleh perajin tahu tempe seluruh Aceh selama satu bulan. Sementara untuk tahap berikutnya akan kita usulkan perubahan data setiap dua minggu sekali," kata Ketua Pusat Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) Aceh, T Tansri Jauhari disela penyerahan program bantuan penggantian selisih harga pembelian kedelai bagi para pengrajin tahu dan tempe (Banda Aceh, Sabang, dan Aceh Besar), di Gudang DEPO Aceh (PT FKS Agro Tbk), Jalan T Hasan, Lampeunerut, Selasa (19/4/2022).

Dikatakan, program ini berlangsung salama 4 bulan dan diharapkan para perajin Tahu dan tempe seluruh Indonesia, termasuk Aceh dapat mengikuti program subsidi ini. "Karena selama ini dan sebelumnya banyak perajin tahu tempe yang belum tersentuh mendapatkan kedelai dengan harga murah," sebutnya.

Tansri menambahkan bagi pengrajin tahu tempe tidak dibatasi jumlahnya untuk mendapatkan kacang kedelai subsidi ini. Misalnya, tahap pertama mereka mengambil 5 ton, kemudian tahap kedua mereka mengusulkan menambah 10 ton, maka pihak dari Puskopti nantinya akan mengajukan kembali ke pihak Kementerian melalui Gakoptindo Pusat.

Bagi perajin tahu tempe yang ingin mendapatkan kacang kedelai subsidi ini maka harus menjadi anggota Puskopti Aceh. Bagi yang belum menjadi anggota maka dipersilakan mendaftar untuk menjadi anggota Puskopti Aceh.

Adapun mekanisme pengambilan kacang kedelai subsidi ini, kata Tansri yaitu pertama pengrajin mendaftar menjadi anggota Puskopti Aceh. Hal itu agar penerima manfaatnya jelas. Selanjutnya, pengrajin melakukan pembayaran ke rekening Bulog. Setelah itu Bulog mentransfer dananya ke rekening importir dalam hal ini PT FKS Multi Agro Tbk. Setelah masuk ke sistem registrasi barang, baru kemudian kacang kedelai diambil oleh para pengrajin di DEPO Aceh.

Sementara Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Irsan Nasution menyampaikan mudah-mudahan setelah disubsidi oleh Pemerintah dapat memperoleh harga kacang kedelai yang lebih baik, dan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh harga tahu dan tempe yang lebih murah.(*)

Baca juga: Puskopti Aceh Minta Pemerintah Cairkan Subsidi Harga Kedelai

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved