Breaking News:

Berita Banda Aceh

Intisari Ceramah Nuzulul Quran di Masjid Raya, Budayakan Kembali Baca Alquran Setelah Magrib

Mari kita bersama membaca Alquran setiap waktu, dan kita galakkan lagi baca Alquran setelah Magrib hingga Isya, matikan TV

Editor: bakri
FOTO BIRO ADPIM SETDA ACEH
Jamaah mendengarkan ceramah Nuzulul Quran yang disampaikan oleh Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Amirul Hadi MA PhD, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh 

Prof Amirul juga mengajak masyarakat Aceh untuk kembali menggalakkan baca Alquran setelah shalat Magrib hingga shalat Isya.

"Mari kita bersama membaca Alquran setiap waktu, dan kita galakkan lagi baca Alquran setelah Magrib hingga Isya, matikan TV, tutup pintu rumah, mari semarakkah membaca Alquran," ajak guru besar bidang sejarah dan peradaban Islam, ini.

Peringatan Nuzulul Quran yang selalu diperingati umat Islam setiap 17 Ramadhan sebagai sejarah turunnya Alquran kepada Nabid Muhammad SAW, mestinya menjadi momentum tepat untuk mendekatkan diri dengan kitab suci Alquran.

Sepantasnya, umat Islam menjadikan Alquran sebagai petunjuk dalam kehidupan sebagaimana wahyu Allah dalam Surah Albaqarah ayat 185 yang artinya "Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia.

" Demikian antara lain disampaikan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Prof Amirul Hadi MA PhD saat menjadi penceramah peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin (18/4/2022) malam.

Prof Amirul menyampaikan ceramah dengan tema "Peringatan Nuzulul Quran Sebagai Momentum Implementasi Nilai-Nilai Alquran Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia.

" "Disebutkan dalam Alquran, dalam ayat yang dibacakan qari kita tadi bahwa Alquran adalah petunjuk bagi manusia.

Petunjuk dalam ayat itu adalah kata kunci bahwa Alquran membawa kita kepada yang jalan benar, membuka alam pikiran kita tentang tuham, alam, manusia, ke mana kita pergi, dan di mana kita akan berakhir," jelas Prof Amirul Hadi.

Sejauh mana sudah hal itu sudah dilakukan oleh umat Islam saat ini, karena sejatinya dalam Alquran mengandung semua pedoman hidup manusia jika ia memegang teguh kepadanya.

Baca juga: Doa Nuzulul Quran Dibaca Malam 17 Ramadhan, Ini Amalan Dianjurkan Sesuai Ajaran Rasulullah

Baca juga: Besok Malam Nuzulul Quran, Ini Doa-doa dan Ragam Amalan Biasa Dilakukan Saat Malam Nuzulul Quran

"Imam Suyuthi mengatakan bahwa Alquran adalah samudera yang tidak bertepi, bukan berarti sulit dipelajari, tapi ia sangat luas, kita harus terus memahami dan mempelajarinya," katanya.

Dalam ceramahnya, Prof Amirul Hadi mengajak jamaah untuk bersahabat dengan Alquran, serta menjadikan Alquran sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalani kehidupan.

"Mari kita bersahabat dengan Alquran, baca terus menerus, kita hafal.

Satu huruf satu kebajikan.

Insya Allah mendapat rahmat dari Allah," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved