Harga Melinjo
Harga Biji Melinjo di Pusat Pasar Kota Beureunueun Pidie Turun, Ini Penyebab dan Kisaran Harganya
Hal ini akan dipengaruhi dengan memasuki masa panen biji melinjo dari para petani lokal juga sekaligus para pedagang lebih berkonsentrasi merayakan ha
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga biji melinjo di pusat pasar melinjo Kota Beureunueun, Kecamatan Mutiara Pidie dalam sepekan terakhir turun menyusul datangnya pasokan dari luar daerah.
Biasanya harga sejak satu bulan terakhir bertahan Rp 40.000/bambu.
"Karena mulai adanya pasokan biji melinjo dari luar daerah Aceh yaitu Palembang atau pun pulau Jawa dengan kondisi kualitas bagus, maka dengan sendirinya harga melinjo lokal mulai turun dengan kisaran Rp 31.000 sampai 32.000/bambu," sebut Qamaruddin kepada Serambinews.com, Jumat (22/4/2022) selaku agen penampung di pusat pasar Mueling Kota Beureunueun, Kecamatan Mutiara, Pidie.
Menurut Qamaruddin, harga bahan baku utama untuk emping melinjo itu bakal terus turun seiring dengan memasuki lebaran Idul Fitri 1443 H tahun ini.
• VIDEO Harga Kerupuk Emping Melinjo di Pidie Naik Mencapai Rp80 Ribu per Kilogram
Hal ini akan dipengaruhi dengan memasuki masa panen biji melinjo dari para petani lokal juga sekaligus para pedagang lebih berkonsentrasi merayakan hari kemenangan (Lebaran) selama hampir satu pekan.
Jadi dengan sendirinya stok biji melinjo akan terus menumpuk sehingga dalam kondisi barang lebih banyak maka akan berdampak turunnya harga.
"Terlebih dipengaruhi oleh transaksi yang relatif sepi maka memicu pada semakin anjloknya harga," jelasnya.
Selian itu juga Qamaruddin menyebutkan seiring dengan turunnya harga biji melinjo juga memberi dampak pada penurunan harga kerupuk atau emping melinjo itu sendiri.
"Untuk jenis emping melinjo kualitas super biasanya Rp 100.000/Kg menjadi Rp 90.000 demikian halnya jenis kualitas sedang dari Rp 88.000/Kg menjadi Rp 85.000/Kg," tukasnya.(*)