Breaking News:

Kajian Islam

Jangan Putus Asa, Pintu Taubat Allah Selalu Terbuka, Khutbah Jumat di Masjid HKL Banda Aceh

Janganlah berputus asa dengan untuk meraih pengampunan dari Allah SWT, karena pintu maaf dari Allah selalu terbuka.

Editor: Syamsul Azman
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Khutbah Jumat (22/4/2022) di Masjid Haji Keuchik Leumiek menghadirkan khatib Dr A Mufakkir Muhammad MA dengan imam shalat Tgk Ivan Aulia, Lc MA. 

SERAMBINEWS.COM – Janganlah berputus asa dengan untuk meraih pengampunan dari Allah SWT, karena pintu maaf dari Allah selalu terbuka, selama waktu belum habis diberikan pada hambanya di dunia. 

Khutbah Jumat (22/4/2022) di Masjid Haji Keuchik Leumiek menghadirkan khatib Dr A Mufakkir Muhammad MA dengan imam shalat Tgk Ivan Aulia, Lc MA.

Dalam kesempatan khutbah, khatib mengulas mengenai surah Al-An’am yang memiliki kemuliaan sampai proses turun surah ini hanya satu malam, melalui Malaikat Jibril dengan didampingi oleh 70 ribu malaikat.

“Diantara ayat-ayat Allah, surah Al-An’am merupakan satu diantara ayat-ayat memiliki kemuliaan, karena diturunkan tidak bertahap, atau diturunkan sekaligus dalam satu malam,” terang khatib yang sekaligus dosen di UIN Ar-Raniry ini.

“Ketika surah ini diturunkan, Malaikat Jibril serta 70 ribu malaikat turut mendampingi, surah ini diturunkan kepada Rasulullah dan betapa mulia Rasulullah SAW, hanya dalam satu malam bisa menghafalkan seluruh ayat dalam surah ini,” tambah khatib.

Baca juga: Kilas Balik Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh, Impian Sang Saudagar Sekaligus Tokoh Pers Aceh

Dalam surah yang memiliki 165 ayat ini, Allah menegaskan bahwa Alquran turun dari Allah, Tuhan Pemilik Alam, yang diturunkan melalui Malaikat Jibril langsung ke dalam hati Rasulullah.

Ayat diturunkan sebagai peringatan sekaligus menyampaikan berita gembira untuk kaum muslimin.

Sebagaimana dalam Alquran, berisi mengenai peringatan sekaligus menyampaikan berita-berita gembira bagi orang beriman.

Khatib juga mengulas mengenai ayat Al-An’am ayat 27, ketika manusia menyesali perbuatannya semasa hidup di dunia dengan melakukan perbuatan yang dilarang dalam Islam.

وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ وُقِفُوْا عَلَى النَّارِ فَقَالُوْا يٰلَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِاٰيٰتِ رَبِّنَا وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved