Berita Langsa
Sempat Terjadi Kejar-kejaran, Warga Simpang Lhee Langsa Kembali Tangkap Penebang Bakau
Bahkan warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, itu hendak kabur dengan boat sampan miliknya yang telah dipenuhi kayu bakau.
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Bahkan warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, itu hendak kabur dengan boat sampan miliknya yang telah dipenuhi kayu bakau.
Laporan Zubir | Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Sabtu (23/4/2022) kembali menangkap satu pelaku penebangan kayu bakau (jenis mangrove).
Penangkapan pria berinisial ND (30) ini berlangsung di pesisir daerah tersebut.
Bahkan warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, itu hendak kabur dengan boat sampan miliknya yang telah dipenuhi kayu bakau.
Namun warga yang langsung melakukan pengejaran di daerah alur sungai pesisir Gampong Lhee ini berhasil menghentikan laju boat sampan pelaku.
"Pelaku dan barang bukti boat sampan dipenuhi kayu bakau waktu itu langsung kita giring ke TPI Gampong Simpang Lhee," ujar Keuchik Gampong Simpang Lhee, Ismail, kepada Serambinews.com, Sabtu (23/4/2022).
Baca juga: Ini Penjelasan Polisi Usai Terima BB dan Pelaku Penebangan Kayu Bakau di Gampong Simpang Lhee Langsa
Razia hari ini, kata Ismail, adalah yang kedua setelah berapa hari lalu pihaknya menangkap tiga boat dipenuhi kayu bakau beserta enam pelaku penebangan kayu bakau tersebut.
Pelaku yang diamankan hari ini, ND, warga Birem Rayeuk beserta boat sampan mesin dan kayu bakau yang dia potong itu juga diserahkan ke Polsek Langsa Barat.
Menurut Ismail, apabila penebangan kayu bakau di daerahnya itu tidak ditanggapi serius mulai sekarang, berapa tahun ke depan pesisir daerahnya itu akan gundul.
Dampaknya, kesimbangan ekosistem laut di sekitar akan rusak, binatang laut seperti ikan dan udang yang menjadi sumber mata pecaharian nelayan akan hilang.
Bahkan areal pertambakan milik warga yang selama ini ditanami tanaman bakau juga akan rusak atau terjadinya abrasi.
Baca juga: Warga Simpang Lhee Langsa Tangkap Penebang Kayu Bakau, Lapor ke KPH III Belum Direspon
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat di luar daerah Gampong Simpang Lhee agar tidak lagi melakukan penebangan kayu bakau di daerah pesisir Gampong Simpang Lhee ini.
Masyarakat di sini akan terus memantau dan merazia dan jika ditemukan masih ada warga memotong kayu bakau, pihaknya akan menangkap serta menyerahkan ke pihak berwajib.
Sebelumnya, warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kamis (21/4/2022) menangkap sejumlah pelaku pembalakan (penebang) kayu bakau atau mangrove yang ada di wilayah pesisir Gampong Simpang Lhee.
Baca juga: VIDEO Melihat Hutan Bakau yang Tumbuh Alami di Kawasan Pesisir Simeulue
Keuchik Gampong Simpang Lhee Ismail, kepada Serambinews.com, tadi malam mengatakan, tiga boat dan pelaku penebangan pohon bakau yang diamankan warga Gampong Simpang Lhee, Kamis (21/4/2022) sudah diserahkan ke Polsek Langsa Barat. (*)