Ditahan 12 Jam, Tahanan Polres Muna Tewas, Keluarga Korban: Ada Bekas Lebam dan Telinga Keluar Darah
Seorang tahanan Polres Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Amis Ando (45) meninggal dunia usai disel selama 12 jam di polres tersebut.
Baca juga: Rayakan Idul Fitri di Rutan Bareskrim Polri, Habib Rizieq Bimbing Sejumlah Tahanan Jadi Mualaf
Baca juga: Polda Sumut Panggil 8 Tersangka Kasus Tahanan Tewas di Kerangkeng Bupati Langkat
Menurut pengakuan salah seorang keluarga korban bernama Fajar, pihaknya tidak terima dengan kematian keluarganya tersebut.
Fajar mengaku bahwa pihaknya menemukan luka lebam di leher korban dan bahkan darah keluar dari telinga almarhum.
"Di leher korban ada bekas lebam dan telinganya keluar darah," kata Fajar.
Sementara itu, seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna, dr Bainuddin mengatakan, korban saat dibawa di RSUD sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Tapi penyebab kematiannya belum diketahui, nanti hasil visumnya akan kami serahkan ke polisi," kata Bainuddin.
Sebelumnya, Amis Ando ditangkap polisi karena kedapatan memiliki sebilah badik saat tertidur di rumah warga dalam keadaan mabuk. ( Kompastv / Tribunnews.com )
Baca juga: Liverpool vs Real Madrid, Ulangan Final Liga Champions 2018, Kini Tanpa Karius dan Sergio Ramos
Baca juga: Kenang Kekejaman Belanda Bantai Rakyat Gayo-Alas, Pusat Kajian Kebudayaan Gayo Gelar Diskusi Virtual
Baca juga: Oknum Polisi Diamankan dengan Tangan Terborgol, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal di Kaltara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polisi-india-jebloskan-remaja-ke-penjara.jpg)