Kamis, 14 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Ramzan Kadyrov Klaim Pasukan Chechnya Kuasai Kota Popasna di Ukraina Timur

Presiden Republik Chechnya Ramzan Kadyrov mengeklaim bahwa tentaranya telah menguasai sebagian besar Kota Popasna di Ukraina timur.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP
Panglima perang Chechnya Ramzan Kadyrov 

SERAMBINEWS.COM – Presiden Republik Chechnya Ramzan Kadyrov mengeklaim bahwa tentaranya telah menguasai sebagian besar Kota Popasna di Ukraina timur.

Pada pertengahan April, pasukan Rusia melancarkan serangan ofensif terbaru di sebagian besar wilayah timur Ukraina, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (7/5/2022).

Beberapa serangan dan penembakan paling intens terjadi baru-baru ini di sekitar Popasna di Wilayah Luhansk.

“Pasukan khusus Chechnya telah menguasai sebagian besar Popasna,” kata Kadyrov dalam sebuah unggahan di Telegram.

Reuters melaporkan, Kadyrov sering menggambarkan dirinya sebagai prajurit lapangannya Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Jalan-jalan utama dan distrik pusat kota telah sepenuhnya dibersihkan,” sambung Kadyrov.

Reuters tidak dapat memverifikasi klaim dari Kadyrov tersebut secara independen. Tidak ada tanggapan segera dari Ukraina.

Baca juga: Intelijen AS Diduga Terlibat Bantu Ukraina Tenggelamkan Kapal Induk Rusia Moskva

Baca juga: VIDEO Pasukan Rusia Intai Militer Ukraina, Kerahkan Artileri dan Prajurit ke Titik Koordinat

Pada Sabtu malam waktu setempat, Oleksiy Arestovych yang merupakan penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pertempuran sengit di Popasna terus berlanjut.

“Pertempuran untuk Popasna sedang berlangsung,” kata Arestovych dalam sebuah video di media sosial.

“Para propagandis Rusia dengan gembira telah melaporkan bahwa mereka telah mengambilnya, tetapi tidak seperti itu. Ini adalah klaim penaklukkan Popasna ke-117 dalam pekan ini,” sambung Arestovych.

 
Gubernur Wilayah Luhansk Arestovych Serhiy Gaidai mengatakan sebelumnya bahwa pasukan Ukraina masih menguasai daerah tersebut.

“Situasinya sangat sulit, tetapi terkendali,” kata Gaidai dalam sebuah unggahan video di Telegram.

Dia menambahkan, pasukan Chechnya tidak ambil bagian dalam pertempuran, tetapi hanya menjarah dan merekam video.

Kadyrov sering mengunggah laporan dan video Telegram tentang tentara Chechnya yang diduga berpartisipasi dalam kegiatan di Ukraina.

Tetapi, belum ada konfirmasi berapa banyak tentara yang benar-benar telah dikerahkan dan apakah mereka telah berpartisipasi dalam pertempuran.

Baca juga: Seorang Pria Mengamuk dan Rebut Pistol Polisi, Lalu Tembak 2 Pasien di Rumah Sakit hingga Tewas

Baca juga: Pengunjung Membludak, ke Wisata Gunung Pandan

Baca juga: Liburan Idul Fitri 1443 Hijriah, Wisatawan Masih Ramai di Sabang, Ini Sejumlah Lokasi Favorit

( Kompas.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved