Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Tamiang

Seribuan Lembu Terjangkit PMK, Disnak Aceh Bersama Stasiun Karantina Turun ke Aceh Tamiang

Disnak Aceh bersama Stasiun Karantina Pertanian Tingkat I Aceh terjun ke Aceh Tamiang untuk mengecek langsung penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang, Mursil bersama tim Dinas Peternakan Aceh dan Stasiun Karantina Pertanian Aceh menutup sementara Pasar Hewan di Manyakpayed, Selasa (10/5/2022). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Tim Dinas Peternakan (Disnak) Aceh bersama Stasiun Karantina Pertanian Tingkat I Aceh terjun ke Aceh Tamiang untuk mengecek langsung penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang telah menyerang seribuan ekor lembu, Selasa (10/5/2022).

Tim yang dipimpin Kadis Peternakan Aceh, Rahmandi ini sempat berkeliling ke lokasi peternakan lembu sebelum menemui Bupati Aceh Tamiang, Mursil di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu masing-masing pihak sepakat menutup lalu lintas ternak, termasuk menutup sementara Pasar Hewan di Manyakpayed.

"Aceh Tamiang dalam pengawasan ketat oleh petugas, kawasan tidak bebas bagi lalu lintas ternak," kata Rahmandi.

Baca juga: Ribuan Lembu di Aceh Tamiang Terserang Penyakit, Distanbunak Stop Sementara Transaksi Antar-daerah

Rahmandi menjelaskan kejadian PKM yang menyerang lembu tergolong tidak terlalu berbahaya. Sebab dari pendataam terbaru dari 1.200 ekor lembu yang terjangkit, hanya 11 ekor yang mati.

"Artinya tidak sampai 10 persen yang mati," kata dia.

Namun karena penyebarannya sudah nyaris mencapai 100 persen, kejadian PKM ini perlu diantisipasi dengan serius.

Rahmandi mengimbau kepada peternak agar meningkatkan perhatian terhadap ternaknya agar terhindar dari serangan PKM.

"Segera lapor ke petugas bila ternak sakit," sarannya.

Peternak juga diminta memerhatikan kebersiham kandang dengan menyemprotkam disinfektan serta meningkatkan asupan gizi ternak.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Turun Tajam, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram, Selasa (10/5/2022)

Sementara Kepala Stasiun Karantina Pertanian Aceh, Ibrahim menyarankan ternak yang mati dikubur dengan kedalaman lubang yang baik.

Dia berharap bangkai ternak yang mati tidak memicu penyebatan penyakit yang lebih parah.

"Setelah dimasukan ke lubang, sebaiknya disemprot disinfektan, baru kemudian ditutup tanah," ujarnya.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil dalam kesempatan itu menilai kedatangan tim provinsi ini cukup penting karena meningkatkan kepercayaam diri peternak.

Untuk mendukung penyelesaian kasus ini, Mursil telah mengajukan permintaan obat ke Kementerian Pertanian sebanyak 25 ribu dosis.

"Kita ajukan 25 ribu dosis, berapa yang dikirim itu tergantung stok di kementerian," kata Mursil didampingi Kadistambunak Aceh Tamiang, Safuan. (*)

Baca juga: Kenalan di Facebook, Pemuda Aceh Utara Bawa Lari Sepmor Cewek Aceh Timur, Alasan Beli Celana Pendek

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved