Breaking News:

Internasional

Pasukan Rusia Jejalkan Bom di Jasad Seorang Pria, Meledak Saat Dipindahkan dari Bagasi Mobil

Pasukan Rusia dituduh menjejalkan bom di jasad seorang pria Ukraina di bagasi mobil. Bom meledak ketika tentara Ukraina memindahkannya.

Editor: M Nur Pakar
AP
Pasukan Rusia berpatroli di Kharkiv, Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Pasukan Rusia dituduh menjejalkan bom di jasad seorang pria Ukraina di bagasi mobil.

Tetapi, bom meledak ketika tentara Ukraina memindahkannya.

Istrinya bernama Lyudmyla mengumpulkan potongan tubuh suaminya untuk dikebumikan.

"Lyudmyla mengambil potongan tubuh pria itu yang telah menghabiskan puluhan tahun bersamanya dan memasukkannya ke dalam sebuah kotak," lapor Politico, Selasa (10/5/2022).

Kemudian, dia menguburkannya di taman tempat mereka biasa menanam sayuran bersama.

Pada April 2022,Kementerian Luar Negeri Ukraina telah menyatakan serangan Rusia terhadap warga sipil melampaui serangan artileri.

Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah di Ukraina Timur, Pejuang Pabrik Baja Mariupol Terus Bertahan

Para pejabat Ukraina mengatakan menemukan ranjau yang tersebar di seluruh kota termasuk Kiev dan Mariupol.

"Federasi Rusia sedang berperang tidak hanya dengan Angkatan Bersenjata Ukraina tetapi juga berperang melawan penduduk sipil Ukraina, yang sangat melanggar Hukum perang," bunyi pernyataan tersebut.

"Saat mundur, personel militer Rusia secara besar-besaran memasang ranjau yang dilarang hukum internasional, bahkan pada fasilitas makanan, perumahan dan mayat manusia," tambahnya.

Bulan lalu, otoritas Ukraina menggali kuburan massal di Bucha, dekat Kiev.

Ukraina mengklaim pasukan Rusia membunuh dan mengubur setidaknya 360 orang di parit.

Wartawan yang mengunjungi Bucha setelah pasukan Rusia ditarik juga melaporkan mayat warga sipil di rumah mereka, jalan, dan pabrik kaca di pinggiran kota.(*)

Baca juga: VIDEO - Konvoi Tank Rusia Terhenti, Usai Dihancurkan oleh Ukraina

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved