Senin, 13 April 2026

Cahaya Aceh

Peserta Tour de Aceh Puji Keindahan Takengon, Ini Nama Para Pemenang

Di Pante Menye, peserta juga melihat hasil kerajinan warga yang dipajang di lokasi break poin. Adapun hasil kerajinan warga di sana seperti keripik

Penulis: Romadani | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/ROMADANI
Peserta Tour de Aceh menikmati keindahan Danau Lut Tawar dari Pante Menye, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Sabtu (14/5/2022). 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - 83 peserta dilepas di etape I Tour de Aceh 2022 yang menempuh jarak 48,7 km dari pendopo Bupati Aceh Tengah lalu mengelilingi Danau Lut Tawar, Sabtu (14/5/2022)

Masing-masing peserta pembalap dan pehobi sepeda itu dilepas langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar didampingi Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, T Hendra Faisal, dan Wakapolres Aceh Tengah.

Peserta yang masuk dalam kategori Mountain Bike (MTB) dan Road Bike itu langsung melaju ke arah Danau Lut Tawar Takengon.

Peserta menikamai indahnya Danau Lut Tawar, seperti Landmark Danau Lut Tawar di Desa Mendele, Putri Pukes, spot camping di pinggir danau, Pantai Ketibung, Pantai Menye hingga Gampong Toweran.

Tour de Aceh 2022 Wujud Promosi Wisata di Aceh Tengah, Pesepeda Kayuh Sepeda di Danau Lut Tawar

Peserta berhenti sejenak di kilometer 22, untuk menikmati keindahan alam di Pantai Menye yang menjadi lokasi break poin, sebelum memperebutkan juara tanjakan atau King Of Mountain (KOM) dan Queen Of Mountain.

Di Pante Menye, peserta juga melihat hasil kerajinan warga yang dipajang di lokasi break poin. Adapun hasil kerajinan warga di sana seperti keripik depik, Ulen-ulen, Jembolang hingga kain sal.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, T Hendra Faisal menyebutkan, event Tour de Aceh 2022 bukan hanya jadi ajang balap sepeda semata.

Namun, kegiatan itu merupakan bagian dari pengembangan untuk menggalakkan sport tourism yang ada di Aceh.

"Ajang ini bagian dari sport tourism sekaligus mengenalkan kepada peserta akan keindahan alam yang ada di Aceh Tengah. Kita lihat tadi peserta sangat enjoy dan menikmati race," kata T Hendra Faisal.

Sport tourism merupakan atraksi wisata yang juga perlu dikembangkan guna mempercepat membangkitkan dunia pariwisata Aceh dan Aceh Tengah secara khusus pasca covid 19 melanda.

Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang mendapat prioritas untuk dikembangkan ke depan, dan akan menerapkan komponen 3A untuk membangun sektor pariwisata ini, yaitu Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi.

“Penguatan tiga komponen ini kita harapkan dapat menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman dan menawan,” ungkapnya.

Teuku Hendra Faisal mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Tengah beserta jajarannya dan kepala Dinas Pariwisata kabupaten Aceh Tengah beserta jajarannya serta OPD di Aceh Tengah yang telah membantu penyelengaraan kegiaatan event Tour de Aceh etape I sukses, tertib dan aman.

"Alhamdulillah, acara Tour de Aceh etape I sukses. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved