Breaking News:

Berita Langsa

DSI Serahkan Pasangan Janda dan Pria Beristri Terduga Kasus Perzinahan ke Polres Langsa 

"Pasangan terduga pelanggaran syariat Islam itu (AS dan MR), diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Langsa pada hari Selasa," kata Kepala DSI.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Kolase Serambinews.com/ Istimewa
Pasangan non-muhrim, janda AS dan pria beristri, MR saat masih diamankan di kantor keuchik usai digerebek warga lantaran diduga melakukan perzinahan. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Janda AS (36), dan pria beristri MR (39), terduga kasus perzinahan usai digerebek warga di salah satu gampong di Langsa Barat pada Senin (16/5/2022) malam lalu, sudah diserahkan ke penyidik Polres Langsa

Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSI & PD) Kota Langsa menyerahkan pasangan non-muhrim yang diduga melakukan perzinahan tersebut ke pihak kepolisian, Selasa (17/5/2022) kemarin, untuk proses hukum selanjutnya.  

"Pasangan terduga pelanggaran syariat Islam itu (AS dan MR), diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Langsa pada hari Selasa," kata Kepala DSI & PD Langsa, Aji Asmanuddin, melalui Danton WH, Heri Iswadi kepada Serambinews.com, Rabu (18/5/2022).

Heri menjelaskan, masyarakat meminta kasus dugaan perzinahan yang dilakukan janda AS dan pria beristri MR, agar dijerat dengan Qanun Aceh Nomor 6 tentang Hukum Jinayat.

"Masyarakat meminta pelaku pelanggaran syariat Islam itu dicambuk karena perbuatan mereka telah mengotori gampong setempat. Apalagi janda AS baru saja mengontrak rumah di sana," paparnya. 

Baca juga: Baru Pindah, Janda di Langsa Nekat Bawa Masuk Pria Beristri ke dalam Rumah, Ngaku Sudah Berhubungan

Janda pasok pria ke rumahnya

Seperti diberitakan sebelumnya, warga salah satu gampong di Kecamatan Langsa Barat, Senin (16/5/2022) tengah malam, menggerebek salah satu rumah kontrakan di desa tersebut.

Saat menggerebek, warga mendapati AS (36), berstatus janda memasukkan pria beristri yang bukan muhrimnya berinisial MR (39), warga asal Kabupaten Aceh Timur. 

Informasi diperoleh Serambinews.com, penggerebekan itu diawali kecurigaan warga setempat terhadap salah satu rumah kontrakan dihuni janda AS ada terjadi dugaan perzinahan antara AS dan MR. 

Selanjutnya, sekitar pukul 23.00 WIB, pemuda bersama kepala lorong langsung mendatangi rumah kontrakan itu dan menggedor pintu rumah.

Saat pintu rumah dibuka, janda AS tidak bisa mengelak karena terbukti di dalam rumah yang baru dikontraknya berapa pekan ini, terdapat pria MR dan mereka tidak bisa menunjukkan surat sah sebagai suami istri. 

Baca juga: FAKTA Janda Pasok Pria Beristri di Langsa, Digerebek Usai Berzina di Ruang Tamu, Ngaku Baru Sekali

Bahkan sebelumnya warga yang mengintip dari pentilasi rumah kontakan ditempatinjanda itu, melihat pasangam janda AS dan pria beristri asal Aceh Timur MR melakukan perbuatan di luar nikah.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved