Breaking News:

LGBT

Heboh Polemik LGBT di Indonesia, Anggota Komisi VIII DPR Minta RUU KUHP Disahkan

Menanggapi fenomena itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf meminta pemerintah mengambil tindakan tegas....

Editor: Eddy Fitriadi
The New York Times
ILUSTRASI Pendukung LGBTQ. Heboh Polemik LGBT di Indonesia, Anggota Komisi VIII DPR Minta RUU KUHP Disahkan. 

SERAMBINEWS.COM - Polemik mengenai Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender ( LGBT) kian meluas di Indonesia. 

Menanggapi fenomena itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf meminta pemerintah mengambil tindakan tegas. 

Bukhori Yusuf juga mendorong pengesahan revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) agar ada aturan yang jelas tentang perilaku seksual berbasis penyimpangan. 

“Inisiatif ini perlu segera dilakukan mengingat dalam RUU KUHP sudah memuat aturan pidana yang berkaitan dengan LGBT,"

"Sikap tegas pemerintah yang diwakili oleh Menkopolhukam, Mahfud MD, menyatakan setuju agar LGBT dipidana sesuai RKUHP merupakan sinyal positif bagi parlemen agar pemerintah dan DPR dapat segera mengesahkan RKUHP yang sempat tertunda sehingga menjadi hukum positif yang berlaku,” ucap Bukhori dikutip dari laman dpr.go.id, Minggu (22/5/2022). 

Lebih lanjut, Bukhori dalam hal ini juga memprotes pengibaran bendera pelangi LGBT di Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta.

Ia meminta pemerintah tidak membiarkan setiap perwakilan asing di Indonesia melecehkan norma dan nilai yang berlaku di Indonesia.

“Kami mendukung upaya pemerintah menegakan kedaulatan kita dengan mengirimkan pesan yang tegas bahwa setiap perwakilan asing di Indonesia tidak diperkenankan secara provokatif mengampanyekan nilai dan norma yang tidak sesuai dengan pandangan hidup warga lokal,"

"Mereka harus berhenti mempromosikan LGBT dan menunjukan itikad baik untuk menghormati nilai dan norma yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia,” jelas Bukhori. 

Bukhori menegaskan bahwa dukungan terhadap eksistensi LGBT tidak sesuai dengan konstitusi.

Hal tersebut tidak sejalan dengan kaidah moral dan agama masyarakat Indonesia yang religius. 

“Paham LGBT dapat diterima di barat, karena cara pandang negaranya yang liberal dan sekuler,"

"Namun jangan lecehkan negara ini dengan memaksakan paham itu kepada masyarakat kita. Selain bertentangan dengan konstitusi, hal itu tidak sejalan dengan kaidah moral dan agama masyarakat Indonesia yang religius,” tandasnya. 

MUI Kecam Pengibaran Bendera LGBT

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved