Rabu, 29 April 2026

Berita Aceh Utara

Kasus PMK di Aceh Utara Meningkat Tajam Selama Dua Hari Terakhir

Ternak yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, meningkat tajam selama dua hari terakhir ini

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Sekretaris Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, Drh Muzakir 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ternak yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, meningkat tajam selama dua hari terakhir ini. 

Hal itu berdasarkan temuan Petugas Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak dan Keswan) Aceh Utara

Untuk diketahui kasus PMK pertama kali ditemukan di Aceh Utara pada 11 Mei 2022 di Desa Langkahan Kecamatan Langkahan oleh petugas setelah mendapat laporan dari masyarakat. 

Gejalanya luka di mulut dan kaki (kuku hampir lepas), tidak bisa makan dan kondisi sangat lemah. 

Jumlah ternak; sapi dan kerbau di Aceh Utara yang terindikasi terserang virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sampai Sabtu (21/5/2022) mencapai 368 ekor yang tersebar dalam 19 kecamatan. 

Baca juga: 383 Ternak Sapi Terkena Virus PMK di Aceh Besar, Terbanyak dari Lhoknga

Namun, pada Selasa (24/5/2022), jumlah kasus PMK yang terjadi di Aceh Utara sudah mencapai 696 kasus. 

Artinya dalam tiga hari terakhir ini ada penambahan kasus yang cukup signifikan di Aceh Utara, yaitu 328 kasus. 

“Data sampai Senin kemarin jumlah ternak di Aceh Utara yang terindikasi PMK sudah mencapai 696 kasus,” ujar Kepala Disbunnak dan Keswan Aceh Utara Ir Lilis Indriansyah MP melalui Sekretaris, Drh Muzakir kepada Serambinews.com, Senin (22/5/2022). 

Baca juga: Kadis Pariwisata Ditahan, Ini Tanggapan Bupati Aceh Singkil

Disebutkan, dari ratusan ternak yang sudah terindikasi PMK, lima diantaranya sudah diambil sampel di Kecamatan Baktiya dan Tanah Jambo Aye. 

“Kita masih menunggu hasil uji sampel dari Lab Balai Veteriner Kementerian Pertanian RI di Medan, untuk memastikannya,” ujar Drh Muzakir.(*) 

Baca juga: Cegah PMK, Tim Kesehatan Hewan Aceh Singkil Semprot Kandang Ternak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved