Breaking News:

Luar Negeri

4 Bom Guncang Afghanistan, Sedikitnya 16 Orang Tewas

Sedikitnya 16 orang tewas akibat empat bom yang mengguncang Afghanistan. Beberapa bom tersebut diklaim dilakukan oleh ISIS.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
Ilustrasi bom bunuh diri (Shutterstock) 

SERAMBINEWS.COM -  Sedikitnya 16 orang tewas akibat empat bom yang mengguncang Afghanistan.

Beberapa bom tersebut diklaim dilakukan oleh ISIS.

Pada Rabu (25/5/2022), sedikitnya 10 orang tewas ketika tiga bom yang ditempatkan di tiga minibus yang berbeda meledak di Kota Mazar-i-Sharif.

“Bom- bom itu ditempatkan di tiga minibus di berbagai distrik di kota itu,” kata Juru Bicara Kepolisian Provinsi Balkh Asif Waziri kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa 15 orang lainnya terluka akibat ledakan bom tersebut, sebagaimana dilansir AFP.

Kepala Departemen Kesehatan Provinsi Balkh Najibullah Tawana mengatakan, dari 10 korban tewas itu, tiga di antaranya adalah wanita.

Beberapa jam setelah ledakan, ISIS melalui media sosial mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap tiga minibus itu.

Sedangkan bom keempat meledak di dalam sebuah masjid di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, pada Rabu malam waktu setempat.

Baca juga: Ledakan Hantam Masjid di Kabul Afghanistan, Bom Diletakkan di Tiga Minibus, 11 Orang Tewas

Baca juga: Kebijakan Baru Taliban, Pembawa Acara TV Wanita di Afghanistan Wajib Menutup Wajah

Pada Kamis (226/5/2922) pagi, Juru Bicara Kepolisian Kabul Khalid Zadran mengetwit bahwa enam orang tewas dalam ledakan itu dan 18 lainnya terluka.

Segera setelah ledakan di masjid itu, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan bahwa bom itu ditempatkan di dalam kipas di masjid.

Masih belum jelas apakah penge boman di masjid tersebut menargetkan komunitas tertentu.

Sebelumnya, puluhan warga sipil tewas di Kabul dan beberapa kota lain dalam serangan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Beberapa serangan diklaim oleh ISIS.

Pada 29 April, setidaknya 10 orang tewas di sebuah masjid di Kabul dalam serangan yang tampaknya menargetkan anggota komunitas minoritas Sufisme yang sedang melakukan ritual.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved