Ingat Giring Kritik Sirkuit Formula E? Kini Rampung 100 Persen dan Diundang Geisz Nonton

Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Geisz Chalifah menyindir Ketua Umum PSI Giring Ganesha, yang pernah mengkritik pembangunan sirkuit.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Kolase Serambinews / Dok Warta Kota Angga Bhagya Nugraha dan Instagram @geiszchalifah
Dulu Giring kritik Sirkuit Formula E, kini rampung dan diundang Geisz nonton. 

SERAMBINEWS.COM - Masih ingat saat Giring Ganesha, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terperosok lumpur di lokasi pembangunan sirkuit Formula E beberapa waktu lalu?

Kala itu Giring sempat menghebohkan publik lantaran kritik kerasnya yang pesimis akan kesiapan penyelenggaran Formula E Jakarta di kawasan Ancol.

Meski begitu, kini pembangunan trek sirkuit Formula E Jakarta sudah rampung 100 persen.

Dikutip dari Kompas.com, Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Geisz Chalifah menyindir Ketua Umum PSI Giring Ganesha, yang pernah mengkritik pembangunan sirkuit.

Geisz menyindir Giring sebagai penggembala kambing.

Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol mengatakan, pembangunan sirkuit Formula E saat ini sudah rampung 100 persen.

Sehingga tidak ada lagi tempat bagi Giring untuk menggembala kambing.

Geisz juga mengundang Giring untuk melihat langsung sirkuit Formula E dan menyaksikan balap mobil listrik itu pada 4 Juni 2022.

"Semua orang kami undang untuk Formula E, terbuka untuk semuanya," kata Geisz saat ditemui Kompas.com di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022).

"Tapi untuk dia (Giring) ngangon (menggembala) kambing enggak ada (tempatnya)," tambahnya.

Giring Sidak, Kritik Pembangunan Sirkuit Formula E

Sebelumnya, kritik soal pembangunan sirkuit Formula E pernah dilontarkan Giring melalui akun Twitter-nya, @Giring_Ganesha.

Dikutip dari Tribunnews.com, Giring Ganesha membagikan video kala menyambangi lokasi sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara. 

Dalam kesempatan itu, Giring mengaku melihat sekelompok kambing dan sempat kejeblos di sirkuit Formula E saat mengkritik gelaran balap mobil listrik itu.

Moment tersebut dibagikan melalui laman Twitter pribadi mantan vokalis Nidji tersebut.

"Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang mengisap," cuitnya pada Rabu (5/1/2022) kemarin.

"Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris. Kejar tayang tinggal 5 bulan lagi dengan kondisi begini," tambahnya

Dalam video berdurasi 1.58 detik itu langsung menyorot suasana di sekitar sirkuit dengan pemandangan gerombolan kambing.

"Sekarang kita sudah di lokasi nih guys, Formula E bersama kambing-kambing," ucapnya.

Melihat hal ini, Giring meragukan pengerjaan trek ini bakal selesai pada April 2022 mendatang, termasuk meragukan ajang balap mobil listrik bertaraf Internasional ini terselenggara pada 4 Juni 2022 mendatang.

"Benar-benar belum siap.​ Rasanya mustahil Juni nanti sudah bisa dipakai dengan layak. Jelas event ini memang bermasalah dalam semua hal,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip TribunJakarta.com, Kamis (6/1/2022).

Video pun berlanjut, ia mengitari lokasi sirkuit sambil asik berkomentar pedas era kepemimpinan Anies.

Namun tepat di menit 1.16 detik, ia justru berteriak minta tolong lantaran kakinya terperosok

"Gua ga habis pikir uang warga Jakarta dihambur-hamburkan begini. Proyek ambisius buat nyapres ini semoga tidak merugikan uang pajak," ucap Giring.

Baca juga: Anies Sindir Ketum PSI, Pengamat: Wajar, Giring Sudah Membabi Buta

"Ya Allah ya Allah kaki gua nyangkut lagi. Tolong dong. Gila nih tanahnya lembek abis kayak begini bisa jadi sirkuit apa ngga nih, haduh," paparnya.

Dinilai Kampanye Hitam

Sementara Aktivis 98, Agung Nugroho menilai tindakan Giring sebagai dalam vlog-nya lebih mengarah pada kampanye hitam atau black campaign, ketimbang mengungkap data ilmiah.

Baca juga: Sebut Anies Baswedan Pembohong, Giring Dinilai sebagai Contoh Buruk Generasi Muda

Menurutnya apa yang dilakukan Giring tak terlihat seperti pimpinan partai politik, melainkan bak seorang komedian.

"Jadi lebih cocok jadi komedian ketimbang ketum parpol," kata Agung dalam keterangannya dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (6/1/2022).

Ketua Umum Rekan Indonesia ini juga mengkritisi upaya Giring sebagai pimpinan parpol yang menyempatkan datang langsung ke lokasi ketimbang mengerahkan jajarannya seperti kepala bidang atau departemen partai.

"Seharusnya persoalan ini bisa dilakukan oleh kepala bidang atau departemen di struktur partainya. Ini menunjukan bahwa PSI miskin sumber daya manusia," ucapnya.

Selain itu, dalam vlog-nya Giring terkesan tak punya data valid perihal progres penyelenggaraan Formula E.

Hal itu terlihat saat Giring menyebut lokasi balapan internasional itu masih berupa tanah berumput dan banyak kambing berkeliaran.

Padahal kata Agung pengerjaan sirkuit di kawasan Ancol itu baru akan dimulai pada Februari 2022. Sementara saat ini masih dimulai proses tender.

Baca juga: Dihujat Usai Unggah Meme Anies Baswedan, Ruhut Sitompul: Maafkan Aku Yang Tak Luput dari Kesalahan

Baca juga: Viani Limardi Resmi Gugat PSI ke Pengadilan, Minta Pemecatannya dari DPRD DKI Dibatalkan

"Hal ini lucu Giring bilang begitu, karena tender saja baru dimulai dan pengerjaan sirkuit baru bulan Februari 2022," ungkap Agung. 

"Giring harusnya pakai logika, bagaimana mungkin Formula E di Jakarta bisa disetujui FIA jika tidak masuk akal? Apa Giring lebih cerdas dari tim ahli FIA, saya rasa tidak," pungkasnya.

Demikian momen Giring kritik sirkuit Formula E yang kini telah rampung, sekaligus diundang Geisz untuk nonton balapan mobil listrik skala internasional itu. (Serambinews.com/Sara Masroni)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved