Peristiwa

Rekaman CCTV Ungkap Mobil Panther yang Terbakar di SPBU Batoh Punya Pompa Penyedot BBM

Staleva Daulay menyatakan, dirinya datang ke SPBU Batoh pada pukul 10.00 WIB, untuk mengecek kembali kronologis terjadinya kebakaran untuk pengawasan

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Foto dalam mobil Panther yang sudah terbakar ditemukan satu unit pompa ukuran kecil untuk sedot minyak dari dalam tangki ke luar. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengusaha SPBU Batoh, Zamhur, Rabu (25/5/2022) menyerahkan bukti rekaman CCTV di lingkungan SPBU kepada Pertamina dan polisi, untuk dijadikan sebagai bahan pengusutan lanjutan terkait faktor penyebab kebaran satu unit mobil Panther di SPBU Batoh, Selasa (24/5/2022).

“Bukti rekanan CCTV yang ada di lingkungan SPBU Batoh ini, sudah kita serahkan kepada pihak kepolisian dan Pertamina untuk diketahui faktor penyebab kebakarannya," kata Pengusaha SPBU Batoh, Zamhur kepada Serambinews.com, Kamis (26/5) di Banda Aceh.

Zamhur menjelaskan, pada Rabu (25/5/2022) kemarin, Sales Branc Manajer I Pertamina Aceh, Staleva Daulay meninjau kembali lokasi SPBU Batoh, yang mengalami kebakaran satu unit mobil Panther, pada Selasa (24/5/2022) akibat salah isi jenis BBM.

Staleva Daulay menyatakan, dirinya datang ke SPBU Batoh pada pukul 10.00 WIB, untuk mengecek kembali kronologis terjadinya kebakaran untuk pengawasan lanjutan mencegah kebakaran di SPBU, dalam melayani konsumen BBM.

Zamhur selaku pemilik SPBU, menyambut kedatangan Sales Branc Manajer I Pertamina Aceh Staleva Daulay, di ruang kerjanya dan memberikan penjelasan serta memutar rekaman CCTV, detik-detik menjelang, mobil Panther terbakar.

Staleva Daulay mengatakan, tindakan petugas pengisi BBM di SPBU Batoh, memindahkan mobil Panther dengan cara mendorong dan mematikan mesin yang salah isi jenis BBM, ke sebuah tempat yang jauh dari pompa BBM, sudah benar.

VIDEO Rekaman CCTV Detik-detik Isuzu Panther Terbakar di SPBU Batoh

Hal itu dilakukan untuk pengamanan sementara, agar tidak menganggu pengisian BBM untuk mobil lainnya.

Mobil konsumen yang salah isi jenis BBM di SPBU, kata Staleva Daulay, menjadi tanggungjawab pihak manajemen SPBU untuk mengeluarkan BBM yang salah isi ke tempat lain, agar tangka mobil bisa kembali diisi jenis BBM yang sesui dengan pemakaian mobil yang bersangkutan.

Dalam video rekanan CCTV SPBU, ungkap Staleva Daulay, menjelang mobil Panther itu mau terbakar, pemilik atau sopir mobil Panter, tidak memberikan petugas teknis SPBU Batoh, untuk menangani dan mengeluarkan BBM jenis Pertalite yang salah isi kedalam tanki mobil panter, tapi ia yang menanganinya sendiri.

Pada saat ia ingin mengeluarkan BBM jenis pertalite dari tangki mobil, ke dalam ember yang diberikan petugas SPBU Batoh, melalui pompa sedot yang ada di dalam mobil Panther.

Beberapa menit, ia melakukan penanganan, muncul semburan api dari pompa sedot minyak yang ada dalam mobil.

Mobil Panther Terbakar di SPBU Batoh, Ini Penegasan Polisi

Pihak Pertamina mengetahui di dalam mobil Panther yang terbakar, terdapat satu unit pompa untuk mengeluarkan BBM dari tangki bawah mobil, setelah pihak kepolisian melakukan identifikasi pasca kebakaran.

Untuk mobil Isuzu Panther yang standar, ungkap Staleva Daulay, di dalam ruang mobil bagian dalam tidak ada pompa tarik/sedot BBM dari atas mobil.

"Tapi mobil Panther yang terbakar, kita temukan satu unit pompa sedot BBM dari dalam mobil. Ini artinya, mobil panter ini sudah dimodifikasi, untuk mengeluarkan BBM dari tangki mobilnya, memasang satu unit pompa di dalam mobilnya," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved