Berita Aceh Besar

Virus PMK Ternak Menyerang 14 Kecamatan di Aceh Besar, Total Ternak 605 Ekor

Dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, 14 kecamatan ditemukan PMK dan LSD menyerang ternak masyarakat.

Penulis: Asnawi Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Petugas Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar melakukan desinfektan di RPH Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar 

Laporan Asnawi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - 14 Kecamatan atau 60,8 persen kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, terserang virus penyakit mulut kuku (PMK) atau LSD (penyakit kulit) di Kabupaten Aceh Besar, Jumat (27/5/2022).

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Firdaus SP, mengatakan, dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, 14 kecamatan PMK dan LSD menyerang ternak masyarakat.

Dirincikan, Kecamatan Lhoknga 131 ekor, Montasik 96 ekor, Indrapuri 104 ekor, Ingin Jaya 31 ekor, Sukamakmur 25 ekor, Krueng Barona Jaya 47 ekor, Kuta Baro 121 ekor, Darussalam 4 ekor, Baitussalam 9 ekor, Kuta Cot Glie 14 ekor, Kuta Malaka 1 ekor, Seulimeum 5 ekor, Peukan Bada 11 ekor dan Kecamatan Lembah Seulawah 3 ekor dengan total 605 ekor.

Kata dia, di lapangan diprediksi  lebih banyak lagi ternak terkena virus PMK, karena banyak juga masyarakat yang belum melaporkan ke Posko PMK.

Menurut Firdaus SP, mengenai meluasnya virus PMK di Aceh Besar, mereka telah melakukan sosialisasi di Pasar Hewan dan sosialisasi langsung oleh petugas kami yang berada di kecamatan - kecamatan di Aceh Besar. Mengawasi lalu lintas ternak di RPH Aceh Besar dan melakukan desinfektan di RPH, Pasar Hewan dan kandang masyarakat. Selain itu juga, penutupan sementara pasar hewan, dua minggu kemudian kami akan mengevaluasinya, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran PMK lebih meluas.

Lanjutnya, mereka juga memberikan pengobatan massal di Kecamatan Montasik, Kecamatan Ingin Jaya.  

"Jumlah desa dari 14 kecamatan yang tertular PMK dan LSD terus saja bertambah, hal ini salah satunya disebabkan lalu lintas ternak didalam kecamatan masih tinggi," katanya.(*)

Baca juga: Terjangkit PMK, Lima Ekor Ternak di Bireuen Dipotong Paksa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved