Breaking News:

Berita Kutaraja

Dewan Minta Pemko Banda Aceh Hentikan Semua Tender Proyek, Ramza: Fokus Atasi Tunggakan Lebih Dulu

DPRK Banda Aceh meminta Pemko supaya dapat menghentikan sementara tender sejumlah proyek. Hal itu guna menstabilkan keuangan daerah.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh, Ramza Harli 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - DPRK Banda Aceh meminta Pemko supaya dapat menghentikan sementara tender sejumlah proyek.

Hal itu guna menstabilkan keuangan daerah dan menyelesaikan sejumlah tunggakan.

Demikian disampaikan oleh anggota Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh, Ramza Harli dalam sidang paripurna pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Penyelesaian Utang Pemko Banda Aceh, Senin (30/5/2022), di gedung DPRK setempat.

Ramza menyampaikan, semua paket yang saat ini dalam proses tender harus dihentikan dulu.

“Maka dengan dihentikan tender itu akan diketahui kondisi keuangan Banda Aceh, bahkan Pemko dapat fokus menyelesaikan masalah tersebut,” urainya.

Ramza berharap, Wali Kota Banda Aceh dapat menyelesaikan permasalahan ini sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca juga: DPRK Minta Pemko Banda Aceh Segera Bayar Honor Tenaga Kontrak 

Ia melihat, dari RAPBK 2021, Pemko Banda Aceh memiliki utang sebesar Rp158,7 miliar.

Menurut Ramza, angka ini sangat besar sehingga memasuki tahun 2022, utang tersebut belum terlunasi semuanya.

“Akibatnya menguras dana tahun 2022 untuk menyelesaikan utang di tahun 2021,” beber dia.

“Untuk saat ini, di tahun 2022, kami ingatkan saudara Wali Kota untuk menghentikan semua paket-paket yang sedang ditender, baik itu dari dana Otsus, DAK, maupun DAU agar fokus melunasi utang tersebut,” ujarnya.

Menurut Ramza, dengan menghentikan semua tender akan diketahui kondisi keuangan Kota Banda Aceh saat ini.

Sehingga pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan itu.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Raih Predikat WTP 14 Kali Berturut-turut, Ketua DPRK: Ini Prestasi Gemilang

“Jangan sampai kondisi seperti ini terulang kembali di tahun-tahun yang akan datang, karena persoalan utang ini sangat serius dan harus diselesaikan sebelum masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota berakhir,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad meminta Pemko supaya segera menyelesaikan tunggakan yang berbentuk insentif dan gaji, seperti gaji aparatur, tenaga kesehatan, hingga tunjangan.

“Hak-hak pegawai dan tenaga kontrak sangat mendesak untuk diselesaikan, setidaknya sampai bulan Juli itu harus sudah lunas supaya tidak ada beban lagi nanti,” ujar Tuanku.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar itu turut dihadiri Wakil Ketua I DPRK, Usman, dan Wakil Ketua II Isnaini Husda.

Dari Pemko hadir Wakil Wali Kota, Zainal Arifin, segenap anggota DPRK, Sekda, Forkopimda, SKPA, dan para tamu undangan lainnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved