Berita Aceh Besar

BPBD Paparkan Data Kerusakan Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Aceh Besar

Dengan ditandatangani Surat Keputusan tersebut maka BPBD akan segera membentuk tim teknis untuk melakukan pendataan klarifikasi nilai kerusakan.

Penulis: Misran Asri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
BPBD Aceh Besar memaparkan data kerusakan yang ditimbulkan selama cuaca ekstrem melanda Aceh Besar kepada anggota DPRK Aceh Besar yang menyambangi posko siaga darurat BPBD di Sibreh Keumude, Kecamatan Suka Makmur, Senin (30/5/2022). 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - BPBD Aceh Besar, memaparkan data kerusakan selama cuaca ekstrem melanda Aceh Besar, sejak Sabtu sampai Senin (28-30/5/2022) kepada anggota DPRK Aceh Besar dari Komisi IV yang mengunjungi posko siaga darurat BPBD di Sibreh Keumude, Kecamatan Suka Makmur, Senin (30/5/2022).

Kedatangan Ketua Komisi IV Saifuddin SE dari Fraksi Golkar bersama sejumlah anggota DPRK Aceh Besar itu disambut Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos, MSi.

Kehadiran para anggota DPRK Aceh Besar, turut memberi dukungan terhadap kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh petugas BPBD Aceh Besar.

"Ketua Komisi IV Saifuddin SE dari Fraksi Golkar pada kesempatan tersebut juga sangat mengapresiasi kinerja dan upaya penanggulangan yang sudah dilakukan oleh petugas BPBD," kata Ridwan Jamil, Selasa (31/5/2022).

Pihaknya juga menyampaikan langkah-langkah yang harus segera diatasi serta mengajukan penetapan status siaga darurat kepada Bupati Aceh Besar

"Maka dengan ditandatangani Surat Keputusan tersebut maka BPBD akan segera dapat membentuk tim teknis terkait untuk melakukan pendataan klarifikasi nilai kerusakan," terang Ridwan Jamil.

Hal tersebut penting dilakukan, lanjut Ridwan Jamil, mengingat pentingnya penanganan cepat untuk membantu korban yang terdampak apa lagi ada korban yang rumahnya mengalami rusak berat  sehingga harus mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

"Penanganan korban dengan cepat,  sehingga dapat membantu korban kembali tenang dan dapat meredakan tingkat kepanikan korban yang berkepanjangan," ungkapnya. 

Hasil pendataan petugas di lapangan tidak sedikit korban yang tergolong warga kurang mampu, sehingga sangat sulit mareka bisa memperbaikinya kembali secara mandiri dalam waktu singkat. 

"Dengan adanya tindakan cepat dan tepat dalam menaggulanginya maka butuh segera dibentuk tim teknis dari dinas terkait," harap Ridwan Jamil.(*)

Baca juga: 202 Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang, Aceh Besar Tetapkan Status Darurat Bencana

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved