Breaking News:

Otomotif

Motor China Sempat Booming Sebelum Meredup, Dua Pabrikan Jepang Cepat Bertindak

Sepeda motor China sempat booming di Indonesia pada era 2000-an, seiring harga miring.

Editor: M Nur Pakar
Tangkapan layar akun instagram Rayuan Iklan
Motor China, Jialing RN125 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sepeda motor China sempat booming di Indonesia pada era 2000-an, seiring harga miring.

Kehadiran motor Tiongkok itu membuat pilihan konsumen jadi banyak dan harganya lebih murah ketimbang merek Jepang.

Saat itu banyak merek China bisa dibilang meniru desain Jepang.

Favoritnya, produk bebek dari Honda dan Yamaha.

Untuk Honda yang paling sering ditiru ialah Supra dan Astrea Grand, adapun Yamaha ialah Jupiter.

M Abidin, pendiri PT Global Part Sukses Mulia, mengatakan, serangan motor China alias mocin meredup pada 2009.

Baca juga: Sepeda Motor Semi Retro Honda Tiger Kembali Muncul, Dinamakan CB190SS di China

Ada beberapa faktor yang membuatnya sulit bertahan di pasar Indonesia.

Faktor internal, kata Abidin, yaitu merek-merek mocin saat itu kurang memperhatikan jaringan purna jual dan teknisi yang teredukasi serta ketersediaan suku cadang.

"Kelemahan mocin awal-awal memang booming, tetapi keandalan produk dan lemahnyya penanganan masalah teknis (banyak toko yg tutup) membuat kerpercayaan konsumen memudar," kata dia kepada Kompas.com, Senin (30/5/2022).

Kemudian faktor lainnya, serangan balik dari produsen Jepang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved